Saham Singapura Senin ini berakhir naik 0,21 persen

Saham Singapura Senin ini berakhir naik 0,21 persen

Sejumlah pekerja berjalan melewati logo SGX yang berada di depan Bursa Efek Singapura. ANTARA/REUTERS/Edgar Su/am.

Secara teknis, Indeks Straits Times tampaknya sedang konsolidasi di kisaran resisten awal pada level 2.950 poin dan level support 2.840 poin dalam waktu dekat
Singapura (ANTARA) - Saham Singapura ditutup 0,21 persen lebih tinggi pada Senin, didukung oleh harapan terhadap stimulus AS dan pemulihan ekonomi yang dipicu oleh peluncuran vaksin COVID-19.

Bursa saham AS akan ditutup Senin untuk perayaan Hari Presiden. Indeks naik ke rekor baru Jumat lalu, sebagian besar dipimpin oleh peluncuran vaksin virus corona dan harapan pengeluaran fiskal besar-besaran di bawah Presiden AS Joe Biden. Investor akan memperhatikan risalah pertemuan Federal Reserve AS di bulan Januari yang akan dirilis pekan ini.

Sementara itu, harga minyak mentah naik di Asia dengan harapan pemulihan ekonomi yang cepat di tengah suksesnya peluncuran vaksin virus corona secara global.

Riset Ritel MayBank-Kim Eng mengatakan, "Secara teknis, Indeks Straits Times tampaknya sedang konsolidasi di kisaran resisten awal pada level 2.950 poin dan level support 2.840 poin dalam waktu dekat."

Indeks acuan Singapura, Straits Times naik 6,04 poin menjadi 2.931,52 poin. Volume perdagangan 2,5 miliar saham senilai 1,09 miliar dolar Singapura. Jumlah saham yang menguat melebihi jumlah yang mengalami koreksi dengan 266 berbanding 157.

Saham perusahaan Far East Orchard turun 0,92 persen menjadi 1,08 dolar Singapura. Diperingatkan bahwa perusahaan itu kemungkinan akan melaporkan kerugian bersih untuk tahun buku 2020 karena kerugian revaluasi pada properti hotel tertentu dan penurunan nilai aset dari usaha patungan perhotelan di Australia dan Eropa; kerugian revaluasi atas aset perhotelan tertentu di Australia dan Malaysia; dan penurunan nilai goodwill yang timbul dari bisnis properti perhotelan di Australia.

Per September lalu, Far East Orchard memiliki saldo kas yang sehat sebesar 276,1 juta dolar Singapura, yang menyediakan likuiditas yang cukup untuk memenuhi kebutuhan operasional dan komitmen keuangannya.

Di antara saham berkinerja paling tinggi, Jardine Matheson naik 0,44 persen menjadi 54,44 dolar AS, sementara Jardine Strategic menjadi salah satu yang berkinerja paling buruk dengan turun 0,59 persen menjadi 25,14 dolar AS.

Baca juga: Saham Singapura ditutup untung lagi, Indeks STI terkerek 0,84 persen
Baca juga: Saham Singapura ditutup untung, Indeks Straits Times naik 0,05 persen
Baca juga: Thai Bev akan jual 20 saham bisnis bir dalam IPO terbesar Singapura


Penerjemah: Biqwanto Situmorang
Editor: Faisal Yunianto
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar