Formula 1

Verstappen bakal jadi incaran utama Mercedes, kata bos tim Red Bull

Verstappen bakal jadi incaran utama Mercedes, kata bos tim Red Bull

Pebalap tim Red Bull Max Verstappen di sesi latihan bebas Grand Prix Turki, Sirkuit Istanbul Park, Istanbul. (13/11/2020) (FIA/Ho via Reuters)

Jakarta (ANTARA) - Max Verstappen akan menjadi target utama Mercedes ketika juara dunia tujuh kali Lewis Hamilton memutuskan untuk pensiun, kata bos tim Red Bull Christian Horner pada Senin.

Horner yakin Mercedes akan tertarik dengan pebalap 23 tahun asal Belanda itu sebagai pengganti Hamilton ke depannya.

"Saya yakin ketika Lewis memutuskan berhenti, kemudian Max secara alamiah menjadi pebalap di daftar teratas. Tapi mereka juga punya George Russell, mereka juga punya pebalap lain yang tersedia," kata Horner seperti dikutip Reuters.

Baca juga: Verstappen ungguli Bottas di sesi latihan terakhir GP Sakhir

Verstappen terikat kontrak dengan Red Bull hingga 2023 namun akan sangat bergantung dengan performa tim tersebut untuk memenuhi ekspektasinya.

Pebalap muda itu finis peringkat tiga tahun lalu, menjadi yang terbaik setelah duet Mercedes Lewis Hamilton dan Valtteri Bottas, dan telah memenangi 10 balapan dari 119 yang ia ikuti hingga saat ini.

Sedangkan Russell, juara dunia Formula 2 2018, membalap untuk Williams namun memiliki kontrak jangka panjang dengan Mercedes. Dia juga menjadi pengganti Hamilton ketika kompatriotnya itu kedapatan positif terjangkit COVID-19 di Bahrain.

Baca juga: Verstappen berharap degradasi ban bantu atasi Mercedes di GP Bahrain
Baca juga: Verstappen kecewa kecolongan pole position di Grand Prix Turki

"Tentunya ada elemen terkait performa di dalam kontrak Max," kata Horner, seraya menambahkan hubungan tim dan sang pebalap sangat kuat saat ini.

"Saya yakin kami tidak perlu mengacu kepada klausul kontrak apapun. Pada akhirnya tergantung pada kami untuk memberikan mobil yang kompetitif, itulah yang dia inginkan dan itulah yang kami inginkan."

Red Bull pada Senin juga mengumumkan mereka dan tim AlphaTauri akan terus menggunakan teknologi mesin Honda hingga akhir 2024 menyusul kesepakatan dengan pabrikan Jepang tersebut.

Honda akan meninggalkan F1 di akhir tahun ini untuk fokus ke pengembangan teknologi emisi nol.

Menyusul kesepakatan baru itu, Red Bull akan membangun mesin di fasilitas yang mereka dirikan di Milton Keynes menggunakan teknologi Honda sebelum mesin generasi baru diperkenalkan pada 2025.

Horner mengatakan Verstappen yakin dengan proyek tersebut dan bisa melihat investasi yang dilakukan oleh Red Bull.

Baca juga: Kontrak satu tahun membuat masa depan Hamilton dipertanyakan

Pewarta: Aditya Eko Sigit Wicaksono
Editor: Teguh Handoko
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar