Jenazah anggota Yonif 400/BR diterbangkan ke Jakarta

Jenazah anggota Yonif 400/BR diterbangkan ke  Jakarta

Jenazah Prada Ginanjar setibanya di Timika setelah dievakuasi dari Sugapa, Senin (15-2-2020). ANTARA/HO

Tiga anggota TNI terluka dan lima warga sipil terluka dalam kasus penembakan dan penganiayaan yang terjadi pada tahun 2020.
Jayapura (ANTARA) - Jenazah Prada Ginanjar, anggota Yonif 400/BR yang meninggal akibat luka tembak di kampung Mamba, Distrik Sugapa, Kabupaten Intan Jaya, Selasa, dievakuasi ke Jakarta.
 
"Dari Jakarta, jenazah langsung dibawa ke Desa Sumanding Wetan, Jawa Barat untuk dimakamkan," kata Asisten Operasi Kogabwilhan III Brigjen TNI Suwastyo kepada ANTARA di Jayapura, Selasa.
 
Brigjen TNI Suwastyo yang saat ini sedang berada di Ambon mengatakan bahwa jenazah Prada Ginanjar dijadwalkan tiba di Bandara Soekarno-Hatta sekitar pukul 18.50 WIB.

Baca juga: Baku tembak dengan KKB di Kabupaten Puncak seorang prajurit terluka

Prada Ginanjar meninggal akibat luka tembak di bagian perut saat kontak tembak di kampung Mamba, Distrik Sugapa, Kabupaten Intan Jaya, Senin  (15/2) sekitar pukul 08.20 WIT.

Data Polda Papua selama tahun 2020 terjadi 49 kasus penembakan dan penganiayaan yang menyebabkan tiga anggota TNI terluka dan lima warga sipil terluka.
 
Kasus meninggal dalam baku tembak tercatat tiga anggota TNI dan 10 warga sipil.

Baca juga: Prajurit TNI gugur saat kontak senjata dengan KKB di Titigi

Pewarta: Evarukdijati
Editor: D.Dj. Kliwantoro
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Satu dari dua DPO tewas anak mantan pimpinan MIT Poso

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar