Kepala Disperta Jatim resmi jabat Plh Bupati Jember

Kepala Disperta Jatim resmi jabat Plh Bupati Jember

Serah terima jabatan Bupati Jember Faida kepada Plh Bupati Jember Hadi Sulistyo di Pendapa Wahyawibawagraha Jember, Rabu (17/2/2021) (ANTARA/ HO - Diskominfo Jember)

Jember, Jawa Timur (ANTARA) - Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Jawa Timur Hadi Sulistyo resmi menjabat sebagai Pelaksana Harian (Plh) Bupati Jember hingga pelantikan Bupati Jember terpilih Hendy Siswanto yang direncanakan pada 25-26 Februari 2021.

Bupati Jember Faida menyerahkan jabatannya kepada Plh Bupati Jember Hadi Sulistyo dalam acara serah terima jabatan yang digelar di Pendapa Wahyawibawagraha Jember, Rabu.

"Saya mengucapkan selamat bekerja kepada Plh Bupati dan saya titipkan Jember. Pergantian kepemimpinan adalah hal yang biasa, tetapi semangat dan niat baik harus tetap terjaga," kata Faida dalam sambutannya.

Baca juga: Kemendagri rampungkan proses soal usulan pemecatan Bupati Jember
Baca juga: KPU Jember tetapkan Hendy-Firjaun sebagai Bupati dan Wabup terpilih
Baca juga: Kemendagri: Pelantikan kepala daerah digelar serentak bertahap


Ia mengucapkan terima kasih kepada seluruh pegawai Pemkab Jember yang telah membantunya, perguruan tinggi, PCNU, PD Muhammdiyah, perbankan, dan Kemenag Jember yang melakukan kerja sama selama pemerintahannya bersama Wabup A Muqit Arief.

"Saya ucapkan terima kasih kepada semua yang hadir atas doa dan dukungannya selama lima tahun bekerja sama membangun Jember. Apabila ada hal yang baik, mudah-mudahan bisa bermanfaat ke depan," tuturnya.

Apabila ada hal yang kurang, lanjut dia, semata-mata karena dirinya sebagai pribadi manusia dan memohon maaf sebesar-besarnya kalau ada hal yang kurang berkenan.

Faida mengajak semua pihak untuk melupakan perbedaan politik selama Pilkada 2020, sehingga riak politik dalam Pilkada diharapkan tidak menjadi hambatan dalam membangun Jember ke depan.

Sementara Plh Bupati Jember Hadi Sulistyo dalam sambutannya mengatakan sebagai pelaksana harian hanya memiliki kewenangan yang sangat terbatas dan tidak boleh melakukan kebijakan-kebijakan yang sifatnya strategis yang bisa mengubah dampak hukum, antara lain organisasi, kepegawaian dan alokasi anggaran.

"Tugas pokok saya yakni melaksanakan tugas sehari-hari Bupati Jember, melaporkan tugas kepada ibu Gubernur Jatim, dan tidak boleh melakukan kebijakan yang sifatnya strategis," tuturnya.

Ia berharap bantuan dari Forkompimda, tokoh masyarakat, dan DPRD untuk kelancaran roda pemerintahan dapat berjalan dengan baik dan membangun Jember lebih baik.

Pewarta: Zumrotun Solichah
Editor: M Arief Iskandar
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar