Kemarin, penambahan vaksinasi COVID-19 sampai faktor naiknya kasus

Kemarin, penambahan vaksinasi COVID-19 sampai faktor naiknya kasus

Ilustrasi - Vaksin COVID.Ilustrasi (ANTARA)

Jakarta (ANTARA) - Terdapat beberapa berita humaniora yang menarik perhatian pembaca pada Rabu (17/2) kemarin dengan vaksinasi COVID-19 dan penambahan kasus penyakit itu menjadi topik yang paling banyak dibaca.

Selain itu, terdapat juga berita mengenai penyebab naiknya kasus COVID-19 di Banjarmasin dan harapan Presiden Joko Widodo terkait realisasi vaksinasi.

Berikut beberapa berita humaniora kemarin yang masih menarik untuk dibaca hari ini:

1.149.939 tenaga kesehatan telah mendapatkan vaksin COVID-19

Sebanyak 1.149.939 tenaga kesehatan telah mendapatkan suntikan dosis pertama vaksin COVID-19 pada Rabu kemarin, dengan terjadi penambahan 28.976 orang.

Baca juga: Kemenkes-KPC PEN-UNICEF latih kemampuan komunikasi vaksinator-nakes

Baca juga: 1.149.939 tenaga kesehatan telah mendapatkan vaksin COVID-19


Kasus COVID-19 bertambah jadi 1.243.646, sembuh 1.047.676

Satuan Tugas Penanganan COVID-19 melaporkan total kasus COVID-19 di Indonesia telah mencapai 1.243.646 orang, dengan 1.047.676 orang diantaranya telah dinyatakan sembuh.

Kadinkes: Faktor utama naiknya kasus COVID-19 karena banjir

Menanggapi naiknya kasus COVID-19 di Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Kepala Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin Machli Riyadi mengungkapkan banjir menjadi salah satu faktor yang menyebabkan hal tersebut.

Baca juga: Kadinkes: Faktor utama naiknya kasus COVID-19 karena banjir

Baca juga: Legislator Banjarmasin: Kasus COVID-19 naik karena dampak banjir


Presiden Jokowi harap realisasi vaksinasi COVID-19 terus naik drastis

Presiden Joko Widodo berharap vaksinasi COVID-19 terhadap petugas pelayanan publik akan terus dilakukan di seluruh provinsi sehingga angka realisasi penyuntikan vaksin dapat terus meningkat drastis setiap harinya.

Baca juga: Presiden Jokowi harap realisasi vaksinasi COVID-19 terus naik drastis

Baca juga: Presiden harap semua pekerja sektor pelayanan publik divaksinasi

Pewarta: Prisca Triferna Violleta
Editor: Endang Sukarelawati
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Kilas NusAntara Edisi COVID-19

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar