Kemarin, Produksi pesawat amfibi hingga usul diskon pajak properti

Kemarin, Produksi pesawat amfibi hingga usul diskon pajak properti

Pekerja menyelesaikan produksi pesawat NC-212, di hanggar produksi PT Dirgantara Indonesia (PTDI), Bandung, Jawa Barat, Jumat (19/2/2021). PTDI menargetkan pada 2021 dapat menyelesaikan produksi pesawat dan helikopter sebanyak 12 unit yang terdiri dari pesawat NC-212, CN-235, CN-295, N-219, dan helikopter Bell 412 yang akan distribusikan ke dalam negeri dan luar negeri seperti Senegal. ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi/pras.

Jakarta (ANTARA) - Sejumlah informasi penting dan menarik menghiasi berita ekonomi pada Jumat (19/02) mulai dari PT Dirgantara Indonesia (PTDI) menargetkan bisa mulai memproduksi pesawat berjenis amfibi hingga REI usul diskon pajak properti.

Berikut rangkuman berita selengkapnya yang masih menarik untuk dibaca kembali.

1. PTDI targetkan produksi pesawat amfibi 2024

PT Dirgantara Indonesia (PTDI) menargetkan bisa mulai memproduksi pesawat berjenis amfibi yang dapat lepas landas dan mendarat di air pada 2024.

Berita selengkapnya klik di sini

2. Dongkrak sektor properti, REI usul diskon pajak

Real Estat Indonesia (REI) mengusulkan stimulus fiskal yakni diskon beberapa jenis pajak untuk mendongkrak geliat sektor properti pada tahun pemulihan ekonomi 2021.

Berita selengkapnya klik di sini

3. GeNose C19 diharapkan bisa digunakan untuk angkutan udara

Para pemangku kepentingan di sektor transportasi udara berharap kepada pemerintah agar alat penyaring COVID-19 buatan dalam negeri GeNose C19 yang sudah diberlakukan di transportasi darat juga dapat dilakukan bagi calon penumpang pesawat udara.

Berita selengkapnya klik di sini

4. Geliatkan pariwisata, 121.485 pekerja hotel dan restoran divaksinasi

Sebanyak 121.485 pekerja di bidang perhotelan dan restoran akan divaksinasi untuk menggeliatkan kembali sektor pariwisata, setelah sektor itu disebut menjadi salah satu yang paling terdampak pandemi COVID-19.

Berita selengkapnya klik di sini

5. Kementerian PUPR: Penyaluran dana FLPP Rp47,82 miliar per 19 Februari

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat melalui Pusat Pengelolaan Dana Pembiayaan Perumahan (PPDPP) mencatat penyaluran dana Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) per 19 Februari 2021 tercatat 443 unit senilai Rp47,82 miliar.

Berita selengkapnya klik di sini

Baca juga: Kunjungi PTDI, Menhub sebut Indonesia butuhkan pesawat amfibi
Baca juga: Asosiasi REI ungkap kebangkitan sektor properti 2021
Baca juga: Pariwisata nasional bertumpu wisatawan domestik hingga adanya vaksin

Pewarta: Dewa Ketut Sudiarta Wiguna
Editor: Faisal Yunianto
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Operasi kemanusiaan Yontaifib saat evakuasi Sriwijaya Air SJ-182

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar