Haji Lulung: Anies masih ditolong Tuhan soal banjir Jakarta

Haji Lulung: Anies masih ditolong Tuhan soal banjir Jakarta

Sejumlah bocah bermain air saat banjir merendam kawasan Kedoya Utara, Jakarta, Minggu (21/2/2021). BMKG mengatakan penyebab banjir yang melanda beberapa wilayah di Jakarta disebabkan curah hujan yang tinggi yaitu mencapai 226 milimeter (mm) per hari, dan diperkirakan akan terus melanda berbagai wilayah di Indonesia hingga akhir Februari 2021 atau awal Maret 2021. ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/wsj.

Jakarta (ANTARA) - Anggota DPR RI Abraham Lunggana (Haji Lulung) menyebutkan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan masih ditolong Tuhan soal banjir Jakarta yang surut dalam waktu satu hari atau lebih pendek dari tahun-tahun sebelumnya, selain penanganannya yang baik.

"Alhamdulillah, ini Pak Anies ditolong Allah SWT. Ini juga sudah saya sampaikan ke beliau waktu kami melayat ke rumah almarhum pengurus Bamus Bang Azis Ambadar pada minggu lalu, 'saya bilang, Pak Anies Anda ditolong Allah'," kata Lulung di Jakarta, Selasa.

Menurut Lulung, pertolongan ini terlihat pada cuaca ekstrem dan hujan lebat serta banjir yang menerjang sejumlah wilayah di Indonesia sepanjang awal tahun 2021 termasuk di Jakarta.

"Nah ini di Jakarta banjir baru terjadi kemarin. Sesuai data di BPBD DKI yang terdampak hanya 200 dari total 30.000 RT di DKI atau hanya 0,6 persen yang terdampak. Dan Alhamdulillah, hari Senin pagi sudah surut 100 persen. Ini beda dengan dengan tahun-tahun lalu," katanya.

Menurut Lulung, tingginya curah hujan dalam beberapa hari terakhir membuat luapan air sungai di Jakarta tidak bisa dihindari. Apalagi durasi hujannya panjang pasti membuat volume air yang sangat besar.

"Lihat saja, kemarin selain Jakarta, di Bekasi, Depok dan Tangerang banjir semua, tanggul jebol, airnya tinggi," kata Lulung.

Baca juga: Seluruh wilayah di Jakarta Pusat sudah bebas dari banjir
Baca juga: Beberapa pengungsi banjir di DKI Jakarta positif COVID-19

 
Dokumentasi - Abraham Lunggana (Haji Lulung) di Gelanggang Remaja Jakarta Utara, Selasa (11/10/2016). (ANTARA News/Nanien Yuniar )


Haji Lulung mengaku senang karena durasi waktu banjir di Jakarta sangatlah cepat. Warga yang menjadi korban banjir pun hanya tinggal di tempat pengungsian tak lebih dari 24 jam.

"Jadi, saya bersyukur karena warga bisa langsung pulang ke rumah. Apalagi, sekarang lagi COVID-19, kasihan warga," kata Ketum Bamus Betawi itu.

Namun demikian, Lulung juga mengingatkan jajaran Pemprov DKI agar tetap bersiaga dan meningkatkan kinerja menyusul adanya prakiraan dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) terkait cuaca ekstrem di Jakarta dan sekitarnya pada pekan ini.

"Jadi, apa yang sudah bagus Pemprov DKI tetap dipertahankan, begitu juga langkah antisipasi dalam penanggulangan banjir di Jakarta juga terus ditingkat. Seperti adanya pengerukan waduk, membuat drainase, menyiapkan pompa dan lain sebagainya," kata Lulung.

BMKG memprediksi Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi (Jabodetabek) akan diguyur hujan dengan intensitas tinggi pada 23-24 Februari 2021.
Baca juga: Lima korban banjir, Anies minta semua pihak awasi kegiatan anak-anak
Baca juga: Legislator harapkan perbaikan dinding turap Kali Angke jadi prioritas

Pewarta: Ricky Prayoga
Editor: Sri Muryono
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Gubernur DKI ingatkan warga untuk silaturahmi Lebaran secara virtual

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar