Malaysia tunda deportasi 1.200 warga Myanmar

Malaysia tunda deportasi 1.200 warga Myanmar

Para pengungsi Rohingya, sambil mengenakan masker dan menjaga jarak, menunggu barang bantuan dari relawan di Kuala Lumpur, Malaysia (7/4/2020), di bawah pengawasan penuh karena wabah penyakit virus corona (COVID-19). ANTARA/REUTERS/Lim Huey Teng/aa.

Kuala Lumpur (ANTARA) - Pengadilan Malaysia telah mengizinkan penundaan deportasi terhadap 1.200 warga Myanmar, yang ditahan dan sebelumnya dijadwalkan dipulangkan ke negara mereka pada Selasa, menurut pengacara kelompok pembela hak asasi yang mengajukan permohonan agar deportasi dihentikan.  

Penundaan diberikan hingga Rabu (24/2) pukul 10.00, yaitu ketika pengadilan akan mendengarkan permohonan peninjauan yudisial kelompok tersebut untuk menangguhkan deportasi, kata New Sin Yew, pengacara untuk Amnesty International dan Akses Suaka.

1.200 warga Myanmar itu --termasuk pencari suaka dan anak-anak-- tadinya dijadwalkan meninggalkan Malaysia pada Selasa sore dengan tiga kapal angkatan laut yang dikirim oleh militer Myanmar. 

Militer Myanmar merebut kekuasaan dalam kudeta 1 Februari hingga memicu protes berminggu-minggu dari aktivis pro demokrasi.

Sumber: Reuters

Baca juga: Malaysia berencana deportasi 1.200 pengungsi asal Myanmar

Baca juga: Amnesty International desak Malaysia bebaskan pengungsi Rohingya

Baca juga: PBB sebut Malaysia larang UNHCR bertemu pengungsi, pencari suaka


 

Malaysia deportasi 242 pekerja migran Indonesia

Penerjemah: Mulyo Sunyoto
Editor: Tia Mutiasari
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar