Akuatik

Anindya Bakrie dapat dukungan 22 Pengprov untuk jadi Ketum PRSI

Anindya Bakrie dapat dukungan 22 Pengprov untuk jadi Ketum PRSI

Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Renang Seluruh Indonesia (PB PRSI) Anindya Bakrie saat berkunjung ke Kantor Komite Olimpiade Indonesia (KOI) untuk melaporkan pelaksanaan Musyawarah Nasional pemilihan Ketua Umum PB PRSI periode 2021-2025 di Jakarta, Senin (22/2/2021).

Suatu kehormatan bagi saya telah didukung 22 Pengprov pada hari ini (Selasa) untuk melanjutkan tugas menjadi Ketum 2021-2025
Jakarta (ANTARA) - Pengusaha Anindya Bakrie mendapat dukungan dari 22 dari total 34 pengurus provinsi (Pengprov) untuk kembali menjadi ketua umum Pengurus Besar Persatuan Renang Seluruh Indonesia (PRSI) periode 2021-2025.

Dukungan itu diketahui setelah Anindya datang ke kantor PB PRSI, Selasa, untuk menyerahkan berkas pendaftaran sebagai calon Ketum. Pemilihan Ketum akan dilangsungkan secara virtual pada 27 Februari.

"Suatu kehormatan bagi saya telah didukung 22 Pengprov pada hari ini (Selasa) untuk melanjutkan tugas menjadi Ketum 2021-2025. Jadi sekarang kita serahkan pada ketua penyelenggara, kepada munas yang dihadiri pengprov nanti," ujar Anindya di Jakarta, Selasa.

Baca juga: Ketum KOI dukung Anindya Bakrie kembali pimpin PB PRSI

Adapun 22 Pengprov yang mendukung Anindya Bakrie yakni Aceh, Sumut, Riau, Kepri, Bangka Belitung, Jambi, Sumbar, Lampung, Bengkulu, Sumsel. Selanjutnya ada Bali, Jatim, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Kalimantan Barat, Sulsel, Sulteng, Gorontalo, Sulbar, NTT, Papua, dan Maluku.

Sementara itu Ketua Steering Committee dan juga Ketua Tim Penjaringan, Sarman Simanjorang, mengatakan dalam pencalonan ada beberapa syarat yang harus dipenuhi untuk mendaftar sebagai calon ketum (Caketum) PRSI.

Seperti berstatus Warga Negara Indonesia (WNI), mendapat dukungan minimal dari tiga Pengprov, punya pengalaman dalam kepengurusan organisasi olahraga, dan pernyataan tidak terkait dalam proses hukum.

Baca juga: Menpora terima laporan PB PRSI terkait program dan munas

Sementara perihal berkas Anindya Bakrie, Sarman mengatakan bahwa ketum PRSI periode 2016-2020 itu telah dinyatakan lengkap.

"Hari ini adalah hari terakhir pendaftaran Ketum PRSI 2021-2025 pada munas yang diselenggarakan secara virtual. Dan hari ini (Selasa) kami menerima berkas pencalonan Pak Anindya," kata dia.

Di bawah kepengurusan Anindya, PRSI sukses mencetak sejarah yakni meraih medali emas polo air putra di SEA Games 2019. Tak hanya itu, berbagai kejuaraan juga sukses terselenggara dengan lancar baik skala nasional maupun internasional.

Seperti Festival Akuatik Indonesia dan Indonesia Open Aquatic Championship merupakan satu kejuaraan yang diikuti berbarengan empat cabang olahraga sekaligus renang, polo air, renang artistik, loncat indah, serta renang masters.

Baca juga: KONI tantang PRSI agar atletnya masuk standar Olimpiade
Baca juga: PB PRSI laporkan persiapan Munas ke KONI Pusat

Pewarta: Asep Firmansyah
Editor: Fitri Supratiwi
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Arena Akuatik PON Papua telah bersertifikat internasional

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar