NBA

Rookie Pistons Saben Lee tampil gemilang saat timnya kalahkan Magic

Rookie Pistons Saben Lee tampil gemilang saat timnya kalahkan Magic

Ilustrasi: Pebasket Detroit Pistons Blake Griffin (kanan) membawa bola dan berupaya melewati penjagaan pebasket Los Angeles Lakers dalam laga lanjutan NBA, Êdi Little Caesars Arena, Detroit, Michigan, Amerika Serikat,ÊKamis (28/1/2021).ÊDetroit Pistons kalahkan LA Lakers 107 - 92. ANTARA FOTO/Reuters-Raj Mehtaan-USA TODAY Sports/hp.

Jakarta (ANTARA) - Rookie Saben Lee yang mengawali laga dari bangku cadangan mencetak 21 poin tertinggi dalam karier dan empat assist untuk membantu Detroit Pistons membalas kekalahan dua hari lalu dengan meraih kemenangan atas Orlando Magic dengan skor 105-93 dalam pertandingan NBA, Selasa (Rabu WIB)

Reuters melaporkan, Lee tidak membuat lemparan tiga poin sebelum laga Selasa, namun pada laga melawan Magic sukses melakukan tiga kali lemparan tiga poin.

Josh Jackson menyumbang 18 poin serta tujuh rebound dan Jerami Grant menyumbang 17 poin, tujuh rebound, dan enam assist. Dennis Smith Jr. menambah 14 poin dan Saddiq Bey menyumbang 10 poin, delapan rebound, tiga assist dan tiga steal saat Pistons mengakhiri tiga kekalahan beruntun.

Baca juga: James Harden dan Anthony Davis masuk cadangan All-Star Game

Nikola Vucevic memimpin Magic dengan 20 poin, namun raihan itu 17 poin lebih sedikit jika dibandingkan dengan apa yang dibukukan saat membawa timnya meraih kemenangan 105-96, Minggu. Evan Fournier menyumbang 14 poin dan Terrence Ross mencetak 13 poin dengan delapan rebound, empat assist dan empat steal.

Michael Carter-Williams menambahkan 11 poin, enam rebound dan lima assist, namun Magic harus melihat kenyataan jika kemenangan beruntun tiga pertandingan mereka berakhir.

Pistons membuka babak kedua dengan raihan 16-6 untuk memimpin 69-57. Grant memiliki enam dari poin tersebut dan Smith menyelesaikannya dengan tembakan 3 poin.

Vucevic mencetak delapan poin dalam enam menit terakhir kuarter tersebut, namun Detroit tetap mampu memperpanjang keunggulannya menjadi 79-65. Bey membuat Detroit dominan dengan mencuri bola dari Ross dan sukses mencetak poin.

Baca juga: Pau Gasol pamit dari NBA, pulang ke Barcelona

Jumper Isaiah Stewart di menit pembukaan kuarter keempat membuat keunggulan Detroit menjadi 18. Ross membuat lemparan tiga poin pada sembilan menit tersisa untuk memperpendek jarak selisih poin Orlando menjadi 81-94.

Magic tidak bisa lagi mengimbangi permainan. Ketika Jackson melakukan layup dengan lima menit tersisa, keunggulan Pistons adalah 97-77.

Lemparan sudut tiga poin Lee di dua menit terakhir memberi sentuhan akhir di malam gemilangnya.

Detroit memimpin 15 poin pada kuarter pertama tetapi harus puas hanya memimpin 53-51 pada babak pertama.

Lee memimpin Pistons dengan 13 poin tetapi tembakan perimeter yang kurang bagus 5 dari 21 dengan tembakan 3 poin, menghalangi Detroit untuk mempertahankan keunggulan dengan selisih poin yang besar.

Baca juga: Setelah pecat Ryan Saunders, Wolves sewa asisten Raptors
Baca juga: DeMarcus Cousins dilaporkan akan berpisah dengan Rockets
Baca juga: LeBron dan Durant ditunjuk jadi kapten All-Star Game NBA

Pewarta: Bayu Kuncahyo
Editor: Irwan Suhirwandi
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Berlatih basket bersama pemain NBA Jason Anthoney Richardson

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar