IHSG ditutup melemah di tengah aksi beli asing

IHSG ditutup melemah di tengah aksi beli asing

Ilustrasi - Layar menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu (30/12/2020). ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/nz/pri.

Sebenarnya IHSG hanya koreksi wajar saja karena IHSG sudah mengalami kenaikan selama beberapa hari dan pekan ini juga lagi minim sentimen baik dari global atau domestik.
Jakarta (ANTARA) - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Rabu sore ditutup melemah di tengah aksi beli asing.

IHSG ditutup melemah 21,75 poin atau 0,35 persen ke posisi 6.251,05, sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 turun 8,49 poin atau 0,89 persen ke posisi 950,72.

"Sebenarnya IHSG hanya koreksi wajar saja karena IHSG sudah mengalami kenaikan selama beberapa hari dan pekan ini juga lagi minim sentimen baik dari global atau domestik," kata analis Bahana Sekuritas Muhammad Wafi di Jakarta, Rabu.

Baca juga: IHSG berpotensi melemah pascatestimoni Gubernur The Fed

Wafi menuturkan sebenarnya ia memprediksi koreksi IHSG akan terjadi pada Selasa (23/2) kemarin, namun sentimen positif dari keluarnya turunan UU Cipta Kerja yaitu Peraturan Pemerintah (PP) sektor telekomunikasi berhasil membuat IHSG bertahan di teritori positif.

"Ke depan, sepertinya pasar menunggu sentimen dari laporan keuangan kuartal IV emiten untuk melihat arah selama tahun 2021 serta sentimen lain dari pemerintah, jika ada," ujar Wafi.

Dibuka menguat, IHSG hanya menguat di separuh sesi pertama, sebelum terkoreksi dan berakhir di zona merah pada penutupan perdagangan saham.

Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, tujuh sektor terkoreksi dimana sektor barang baku turun paling dalam yaitu minus 2,44 persen, diikuti sektor perindustrian dan sektor kesehatan masing-masing minus 2,05 persen dan minus 1,64 persen.

Baca juga: IHSG ditutup menguat, terkerek saham infrastruktur

Tiga sektor meningkat dimana sektor barang konsumen primer naik paling tinggi yaitu 0,64 persen, diikuti sektor keuangan dan sektor properti masing-masing 0,42 persen dan 0,16 persen.

Penutupan IHSG sendiri diiringi aksi beli saham oleh investor asing yang ditunjukkan dengan jumlah beli bersih asing atau "net foreign buy" sebesar Rp302,2 miliar.

Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 1.424.724 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 30,57 miliar lembar saham senilai Rp16,98 triliun. Sebanyak 198 saham naik, 275 saham menurun, dan 169 saham tidak bergerak nilainya.

Sementara itu, bursa saham regional Asia sore ini antara lain indeks Nikkei melemah 484,33 poin atau 1,61 persen ke 29.671,7, indeks Hang Seng turun 914,4 poin atau 2,99 persen ke 29.718,24, dan indeks Straits Times meningkat 33,88 poin atau 1,17 persen ke 2.924,58.
 

Pewarta: Citro Atmoko
Editor: Nusarina Yuliastuti
COPYRIGHT © ANTARA 2021

PSBB Jawa-Bali, Airlangga : IHSG positif

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar