RSKI Pulau Galang rawat inap 45 pasien COVID-19

RSKI Pulau Galang rawat inap 45 pasien COVID-19

Pemandangan para personel sedang memperbaiki bagian atap dan koridor di salah satu bangunan di RSKI COVID-19 di Pulau Galang, Kepulauan Riau, Jumat (18/9/2020). (ANTARA/Katriana)

Jakarta (ANTARA) - Rumah Sakit Khusus Infeksi (RSKI) Pulau Galang, Kepulauan Riau, pada Kamis, pukul 08.00 WIB merawat inap 45 pasien terkonfirmasi positif COVID-19.

"Pasien terkonfirmasi positif COVID-19 di RSKI Pulau Galang sebanyak 45 orang, berkurang lima orang dari hari sebelumnya," ujar Kepala Penerangan Kogabwilhan I Kolonel Marinir Aris Mudian, dalam keterangan persnya di Jakarta, Kamis.

Adapun pasien berstatus suspek tercatat 113 orang, berkurang 46 orang dibanding pasien pada hari sebelumnya.

Dengan demikian, bila digabungkan antara pasien terkonfirmasi positif COVID-19 dan pasien berstatus suspek, maka total pasien yang menjalani rawat inap di RSKI Pulau Galang berjumlah 158 orang.

"Total pasien rawat inap berjumlah 158 orang, berkurang 54 orang dibanding jumlah pasien pada hari sebelumnya," ucap Aris.

Dari 158 pasien yang dirawat inap tersebut, 86 orang berjenis kelamin pria, sedangkan 62 orang lainnya wanita.

Rekapitulasi pasien terdaftar di RSKI Pulau Galang terhitung sejak 12 April 2020 hingga saat ini berjumlah 7.986 orang, 42 pasien di antaranya dirujuk ke fasilitas lain.

Sementara itu, pasien yang telah dinyatakan membaik atau sembuh berjumlah 4.739 orang, pasien suspek selesai perawatan 3.047 orang, sedangkan yang meninggal tercatat nihil.

Menurut data Satuan Tugas Penanganan COVID-19, jumlah warga yang terinfeksi COVID-19 di Indonesia hingga Rabu (24/2) pukul 14.00 WIB sebanyak 1.306.141 orang dengan pasien yang sudah sembuh berjumlah 1.112.725 orang dan pasien yang meninggal dunia sebanyak 35.254 orang.

Baca juga: RSKI Pulau Galang rawat inap 65 pasien terkonfirmasi positif COVID-19

Baca juga: Pasien COVID-19 yang dirawat inap di RSKI Pulau Galang berkurang

Baca juga: Dampak puting beliung di RSKI Pulau Galang tidak pengaruhi pasien

Pewarta: Fathur Rochman
Editor: Zita Meirina
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Pekerja migran pulang, Batam kekurangan lokasi karantina

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar