Anggota DPR RI: Giatkan penanaman pohon untuk tanggulangi bencana

Anggota DPR RI: Giatkan penanaman pohon untuk tanggulangi bencana

Anggota Komisi IV DPR RI Sunarna saat memberi sambutan pada acara Sosialisasi Penanggulangan Banjir, Tanah Longsor, dan Gerakan Pemulihan Daerah Aliran Sungai di Kabupaten Banyumas. ANTARA/Sumarwoto

Purwokerto (ANTARA) - Anggota Komisi IV DPR RI Sunarna mengajak masyarakat Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah untuk menggiatkan penanaman pohon sebagai upaya menanggulangi bencana banjir dan tanah longsor.

"Kalau penghijauannya masih tetap baik, penyerapan air itu juga baik, Insya Allah ini adalah dalam rangka pengendalian dampak bencana tanah longsor," kata Sunarna saat memberi sambutan pada acara Sosialisasi Penanggulangan Banjir, Tanah Longsor, dan Gerakan Pemulihan Daerah Aliran Sungai di Purwoketo, Kabupaten Banyumas, Kamis.

Baca juga: Di kawasan rehabilitasi DAS, KLHK dorong penanaman MPTS

Baca juga: Wilayah Banyumas Raya harus siaga hadapi bencana hidrometeorologi


Sosialisasi Penanggulangan Banjir, Tanah Longsor, dan Gerakan Pemulihan Daerah Aliran Sungai itu diselenggarakan oleh Komisi IV DPR RI bekerja sama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banyumas dan Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai dan Hutan Lindung (BPDASHL) Serayu Opak Progo .

Pada kesempatan itu, Sunarna meminta masyarakat untuk tidak lupa menanam kembali setiap kali melakukan penebangan pohon sebagai upaya penanggulangan bencana. Penanaman pohon dalam rangka antisipasi bencana banjir dan tanah longsor tersebut dapat dilakukan di hilir hingga hulu sungai maupun tanah-tanah yang kosong.

"Lebih baik kita mengantisipasi bencana, sehingga risiko bencana dapat dikurangi," kata anggota Fraksi PDI Perjuangan dari Daerah Pemilihan Jawa Tengah VIII Banyumas-Cilacap itu.

Saat ditemui wartawan, Sunarna mengatakan sosialisasi penanggulangan bencana banjir dan longsor yang ditujukan untuk generasi muda di Kabupaten Banyumas ini perlu dilakukan terus-menerus dan mereka diharapkan rajin menanam pohon.

Ia mengharapkan bibit tanaman yang ditanam tersebut tidak hanya baik untuk penanggulangan bencana, juga bermanfaat secara ekonomi. "Contoh yang selama ini kita tanam ada petai, jengkol, tanaman buah-buahan maupun tanaman keras lainnya. Jadi, ada dua keuntungan yang didapat, secara ekonomi iya, tetapi untuk menahan air juga iya," katanya.

Menurut dia, sepanjang tahun 2020 sudah ada sekitar 835 ribu bibit pohon bantuan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan yang ditanam di berbagai wilayah Kabupaten Banyumas dan Cilacap.

Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Banyumas Budhi Setiawan menyampaikan terima kasih kepada anggota Komisi IV DPR RI Sunarna yang terus mendorong kegiatan penanaman pohon sebagai upaya penanggulangan bencana banjir dan longsor di Banyumas.

Baca juga: YABN bantu tangani lahan kritis melalui penanaman pohon bambu

Baca juga: Ridwan Kamil gandeng santri menanam 50 juta bibit pohon


"Dengan kehadiran Pak Sunarna, sudah digencarkan menanam di mana-mana, total mungkin sudah berapa ratus ribu jenis tanaman yang telah ditanam. Ini masih akan berkelanjutan, tidak hanya sampai di sini saja," tuturnya

Ia berharap dengan gencarnya kegiatan penanaman pohon tersebut, risiko bencana banjir dan longsor dapat diminimalisasi.

Pewarta: Sumarwoto
Editor: Endang Sukarelawati
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komisi IV pastikan stok beras Sumbar jelang Ramdhan aman

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar