Kasus COVID-19 bertambah 8.493 jadi 1.314.634

Kasus COVID-19 bertambah 8.493 jadi 1.314.634

Arsip Foto. Calon penumpang kereta meniup kantong nafas saat mengikuti tes deteksi COVID-19 menggunakan GeNose C19 di Stasiun Pasar Senen di Jakarta, Senin (22/2/2021). (ANTARA FOTO/M RISYAL HIDAYAT)

Jakarta (ANTARA) - Jumlah kasus COVID-19 di Indonesia bertambah 8.493 menjadi total 1.314.634 kasus menurut data yang masuk ke Satuan Tugas Penanganan COVID-19 pada Kamis pukul 12.00 WIB.

Data Satuan Tugas juga menunjukkan, jumlah pasien yang sembuh dari COVID-19 bertambah 8.686 menjadi total 1.121.411 orang dan pasien yang meninggal dunia karena penyakit itu bertambah 264 menjadi total 35.518 orang.

Jumlah kasus COVID-19 aktif, yang menunjukkan banyaknya pasien yang masih menjalani perawatan atau isolasi mandiri, sebanyak 157.705 kasus atau turun 457 kasus dari sebelumnya.

Menurut Satuan Tugas, penambahan kasus pada Kamis paling banyak terjadi di Jawa Barat (2.546) disusul DKI Jakarta (1.581), Jawa Tengah (820), Jawa Timur (556), dan Sulawesi Selatan (423).

Sementara penambahan jumlah pasien yang sembuh dari COVID-19 paling tinggi di DKI Jakarta (2.320) disusul Jawa Tengah (1.237), Jawa Barat (1.066), Jawa Timur (621) , dan Kalimantan Timur (712).

Kasus kematian akibat COVID-19 pada Kamis paling banyak terjadi di Jawa Barat (73) disusul Jawa Tengah (64), dan DKI Jakarta (40).

DKI Jakarta tercatat sebagai provinsi dengan jumlah akumulatif kasus COVID-19 paling banyak dengan total 334.239 kasus disusul Jawa Barat (207.252) dan Jawa Tengah (151.418).

DKI Jakarta juga tercatat sebagai provinsi dengan jumlah akumulatif pasien sembuh dari infeksi virus corona juga paling banyak dengan total 319.248 pasien yang sudah sembuh disusul Jawa Barat (169.996) dan Jawa Timur 115.193 orang. 

Kasus kematian akibat infeksi virus corona secara keseluruhan paling banyak terjadi di Jawa Timur (9.032) disusul Jawa Tengah (6.465) dan DKI Jakarta (5.366).

Menurut data Satuan Tugas, angka positivity rate (perbandingan jumlah kasus positif COVID-19 dengan jumlah pemeriksaan) di Indonesia kini 12,2 persen. Menurut Organisasi Kesehatan Dunia, setiap negara hendaknya menekan angka positivity rate COVID-19 di bawah lima persen.

Baca juga:
Pasien COVID-19 yang dirawat inap di Wisma Atlet bertambah jadi 4.269

Pedagang keliling jadi duta kampanye tertib bermasker di Cianjur

Pewarta: Aditya Ramadhan
Editor: Maryati
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Embargo vaksin, Pemerintah hati-hati atur laju penyuntikan

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar