Pemkot Bandung mulai suntikkan vaksin COVID-19 ke kelompok lansia

Pemkot Bandung mulai suntikkan vaksin COVID-19 ke kelompok lansia

Seorang lansia menerima suntikan vaksin COVID-19 di Rumah Sakit Al-Islam, Kota Bandung, Jawa Barat, Jumat (26/2/2021). ANTARA/Bagus Ahmad Rizaldi.

Bandung (ANTARA) - Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung mulai melakukan vaksinasi COVID-19 tahap kedua dengan menyasar masyarakat yang tergolong ke dalam kelompok lanjut usia (lansia).

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kota Bandung Rosye Arosdiani mengatakan dari pihak rumah sakit atau fasilitas kesehatan lainnya sudah mulai menghubungi para lansia yang telah terdaftar sebagai peserta.

"Hari ini, Alhamdulillah baru ada 36 yang terverifikasi, karena dilakukan pengecekan oleh RS. Total lansia yang ada di Kota Bandung sebetulnya hampir 300 ribu," kata Rosye di Rumah Sakit Al-Islam, Kota Bandung, Jawa Barat, Jumat.

Menurutnya, lansia yang divaksinasi merupakan lansia yang telah dipastikan bisa menerima vaksin sesuai dengan pertimbangan dan persyaratan faktor risiko kesehatan.

Baca juga: Pemerintah akan perluas cakupan vaksinasi COVID-19

Baca juga: Wagub DKI sebut belum ada keluhan vaksin COVID-19 dari lansia


Untuk lansia yang sudah mendaftar, namun belum mendapatkan jadwal, menurutnya akan dipanggil selanjutnya. Seluruh proses vaksinasi itu tergantung dari ketersediaan vaksin yang diberikan oleh pusat.

Vaksinasi tahap dua, salah satunya ditujukan untuk lansia, akan dilakukan hingga pekan kedua bulan Juni 2021. Di Rumah Sakit Al-Islam sendiri menurutnya sudah ada sekitar 300 lansia yang terdaftar.

"Data yang kami terima saat ini, yang terdaftar di link itu memang belum sepenuhnya. Karena memang baru awal,” kata Rosye.

Sementara itu salah satu warga lansia penerima vaksin yakni Samyugio (62) mengaku menginginkan vaksin agar dirinya dapat memiliki kekebalan tubuh guna beraktivitas normal.

“Alhamdulillah saya tidak merasakan kekhawatiran apa pun. Karena saya yakin mereka (tenaga kesehatan) lebih hebat daripada saya,” kata Samyugio.

Kemudian seorang lanisa lainnya yakni Mariani (66) juga mengaku tidak menyangka bisa mendapat vaksin di masa usia lanjutnya itu. Dengan vaksin, menurutnya dia bisa lebih berwaspada terhadap paparan COVID-19.

"Tadinya saya menyangka tidak akan mendapatkan vaksin. Alhamdulillah ternyata kebagian juga makanya saya ikhtiar, divaksin biar sehat," kata Mariani.*

Baca juga: Dinkes Jakarta Barat targetkan vaksin 203.000 lansia

Baca juga: Puskesmas Kramat Jati batasi antrean peserta vaksinasi lansia

Pewarta: Bagus Ahmad Rizaldi
Editor: Erafzon Saptiyulda AS
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Rp118 miliar insentif nakes, Pemkot Bandung belum pastikan waktunya

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar