Saham Singapura berakhir merosot 0,82 persen

Saham Singapura berakhir merosot 0,82 persen

Ilustrasi: Pejalan kaki melintas di papan pergerakan Bursa Saham Singapura (Reuters)

Secara teknis Indeks Straits Times telah menembus resisten baru di 2.950 poin, dengan target berikutnya berada di 3.015 poin. Level support jangka pendek masih berada di 2.870 poin
Singapura (ANTARA) - Saham Singapura ditutup 0,82 persen lebih rendah hari Jumat, karena patokan imbal hasil obligasi pemerintah AS 10-tahun mencapai tertinggi baru 52-minggu di tengah kekhawatiran pasar tentang kenaikan inflasi.

Pasar AS merosot pada hari Kamis setelah lelang obligasi pemerintah AS (Treasury) yang lebih lemah dari perkiraan yang menyebabkan lonjakan suku bunga. Kenaikan imbal hasil Treasury 10-tahun menjadi lebih dari 1,6 persen menimbulkan kekhawatiran apakah Bank Sentral AS (Federal Reserve/Fed) akan dipaksa untuk memperketat kebijakan moneter, dan dengan demikian menaikkan suku bunga pinjaman.

Sementara itu harga minyak mentah naik di Asia setelah data menunjukkan penurunan tajam produksi minyak mentah AS pekan lalu akibat badai musim dingin di Texas.

Baca juga: IHSG akhir pekan ditutup jatuh, tertekan pelemahan bursa global

Riset Ritel Maybank-Kim Eng mengatakan, "Secara teknis Indeks Straits Times telah menembus resisten baru di 2.950 poin, dengan target berikutnya berada di 3.015 poin. Level support jangka pendek masih berada di 2.870 poin."

Indeks acuan Singapura, Straits Times, turun 24,5 poin menjadi 2.949,04 poin. Volume perdagangan 2,82 miliar saham senilai 2,35 miliar dolar Singapura. Jumlah saham yang turun melebihi jumlah ang naik dengan 334 berbanding 196.

Baca juga: Saham China ditutup jatuh, Indeks Shanghai merosot 2,12 persen

Yangzijiang Shipbuilding naik 0,94 persen menjadi 1,07 dolar Singapura. Perusahaaan itu melaporkan laba bersih setahun penuh turun 19 persen menjadi 2,52 miliar yuan, tetapi laba bersih kuartal keempat naik 17 persen menjadi 753,46 juta yuan karena pembangunan lebih banyak kapal kontainer dengan margin yang lebih baik. Pendapatannya untuk kuartal tersebut turun 38 persen menjadi 2,99 miliar yuan China  karena pengiriman kapal yang lebih sedikit dan volume perdagangan yang lebih rendah.

Di antara saham berkinerja terbaik, Singapore Press Holdings naik 9,38 persen menjadi 1,4 dolar Singapura, sementara Jardine Matheson menjadi salah satu yang mengalami penurunan terbesar dengan turun 1,21 persen menjadi 52,32 dolar AS. (1 dolar AS sama dengan 6,459 yuan China dan 1,33 dolar Singapura).

Baca juga: Saham Tokyo turun terpuruk, Indeks Nikkei anjlok hingga 1.202,26 poin

Penerjemah: Biqwanto Situmorang
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Penutupan perdagangan, ini capaian BEI sepanjang 2020

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar