Vaksinasi guru dan tenaga kependidikan bagian perlindungan siswa

Vaksinasi guru dan tenaga kependidikan bagian perlindungan siswa

Juru Bicara Vaksinasi COVID-19 Kementerian Kesehatan Siti Nadia Tarmizi dalam webinar di Jakarta, Jumat (26/2/2021). ANTARA/Indriani/am.

Pemerintah menargetkan sebanyak 5 juta guru mendapatkan vaksinasi COVID-19 hingga akhir Juni 2021
Jakarta (ANTARA) - Juru Bicara Vaksinasi COVID-19 Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dr Siti Nadia Tarmizi mengatakan vaksinasi bagi pendidik dan tenaga kependidikan (PTK) bertujuan dalam melindungi para siswa saat menjalankan pembelajaran tatap muka.

“Vaksinasi belum diberikan pada anak yang usianya di bawah 18 tahun sehingga untuk melindungi anak-anak kita maka guru dan tenaga kependidikan perlu mendapatkan vaksin,” katanya dalam webinar yang dipantau di Jakarta, Jumat.

Dia menambahkan pemerintah menargetkan sebanyak 5 juta guru mendapatkan vaksinasi COVID-19 hingga akhir Juni 2021. Pemerintah akan berkoordinasi Dinas Kesehatan maupun Dinas Pendidikan di daerah.

Nadia berharap dengan adanya vaksinasi tersebut memberikan asa baru bagi siswa untuk melakukan pembelajaran tatap muka.

“Hampir setahun pembelajaran daring, dari aspek psikologis juga sangat mempengaruhi siswa karena tidak ada interaksi di sekolah,” kata Siti Nadia Tarmizi.

Direktur Guru dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Menengah dan Pendidikan Khusus (GTK Dikmensus) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdibud) Yaswardi,mengatakan nantinya semua guru yang terdapat di Data Pokok Pendidikan (Dapodik) akan mendapatkan vaksinasi.

“Kemendikbud sudah menyiapkan data guru dan akan diinformasikan oleh Dinas Kesehatan dan Dinas Pendidikan siapa saja PTK yang ikut vaksinasi,” katanya.

Ia menambahkan PTK yang mengikuti vaksinasi diwajibkan membawa KTP. Sementara guru yang tidak bisa mengikuti vaksinasi karena penyakit penyerta diminta untuk membawa surat dari pimpinan ke lokasi vaksinasi.

PTK yang diprioritaskan mendapatkan vaksinasi dimulai dari jenjang PAUD, SD, SMP, SMA, dan SLB. Hal itu dikarenakan siswa jenjang itu mengalami kesulitan pembelajaran jarak jauh (PJJ) selama pandemi COVID-19, demikian Yaswardi.

Baca juga: PGRI minta pemerintah siapkan prosedur vaksinasi guru secara jelas

Baca juga: Komisi X : Vaksinasi harus tuntas sebelum pembelajaran tatap muka

Baca juga: P2G minta pemerintah libatkan organisasi guru dalam vaksinasi

Baca juga: Nadiem: Prioritas vaksin untuk guru jenjang PAUD dan SD

 

Pewarta: Indriani
Editor: Andi Jauhary
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Presiden tinjau vaksinasi 500 guru di Makassar

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar