61 perusahaan jasa keuangan masuk jajaran layanan pilihan milenial

61 perusahaan jasa keuangan masuk jajaran layanan pilihan milenial

Founder & CEO Iconomics Bram S Putro membuka Indonesia’s Most Popular Digital Financial Brands Award (Millennials’ Choice) secara virtual, di Jakarta, Jumat (26/2/2021l). ANTARA/HO-Iconomics.

Semua berlomba memberikan kepuasan dan kemudahan kepada nasabah/pelanggan dengan berbagai inovasi digitalnya
Jakarta (ANTARA) - Sebanyak 61 perusahaan jasa keuangan masuk jajaran Indonesia’s Most Popular Digital Financial Brands Award Millennials’ Choice atau Produk/Layanan Digital Pilihan Milenial.

Founder & CEO Iconomics Bram S Putro di Jakarta, Sabtu menyatakan tren digitalisasi sudah semakin massif di berbagai sektor di Indonesia. Seluruh perusahaan, khususnya lembaga jasa keuangan melakukan transformasi digital.

"Semua berlomba memberikan kepuasan dan kemudahan kepada nasabah/pelanggan dengan berbagai inovasi digitalnya," katanya.

Apalagi dengan pandemi COVID-19 yang sudah berjalan hampir satu tahun, lanjutnya, perusahaan semakin dipacu untuk memperkuat aspek-aspek digital dalam perusahaan.

Terkait hal itu, Iconomics memberikan apresiasi kepada lembaga jasa keuangan yang terpilih dari sudut pandang para milenial di Indonesia.

Apresiasi “Indonesia's Most Popular Digital Financial Brands Award (Millennials’ Choice)” kali ini, tambah Bram, merupakan apresiasi tahun kedua.

"Apresiasi diberikan kepada perusahaan di industri jasa keuangan dengan tingkat popularitas tertinggi berdasarkan pemahaman dan apresiasi dari kaum muda milenial terhadap produk/layanan digital," katanya saat membuka Indonesia’s Most Popular Digital Financial Brands Award (Millennials’ Choice) secara virtual.

Indonesia’s Most Popular Digital Financial Brands Award (Millennials’ Choice) ditetapkan melalui kajian popularitas, yakni berdasarkan pemahaman dan apresiasi dari kaum muda milenial Indonesia. Adapun definisi milenial adalah responden yang pada Januari 2021 berusia antara 21-38 tahun.

Ada sejumlah tahapan yang dilakukan untuk mendapatkan perusahaan-perusahaan masuk dalam jajaran award ini.

Tahap pertama melalui focus group discussion (FGD). Kemudian dilanjutkan dengan tahap berikutnya yakni online quantitative survey. Survei online dilakukan kepada 10.000 responden dari 10 kota besar yakni Jabodetabek, Surabaya, Bandung, Semarang, Yogyakarta, Medan, Palembang, Balikpapan, Makassar, dan Ujung Pandang.

Saat survei tersebut, ada dua garis besar yang ditanyakan yakni digital product awareness untuk mengkaji seberapa besar pengetahuan responden milenial terhadap produk/layanan digital perusahaan tertentu.

Lalu mengenai digital product image, yakni mengenai seberapa besar pengetahuan responden milenial terhadap produk digital perusahaan tertentu.

Ke-61 perusahaan jasa keuangan yang masuk jajaran pilihan milenial tersebut meliputi perusahaan perbankan, asuransi umum, asuransi jiwa, financial technologi, multifinance dan perusahaan sekuritas.

Baca juga: OJK kembangkan ekosistem industri sektor jasa keuangan pada 2021
Baca juga: Fintech berpotensi besar akselerasi pemulihan ekonomi nasional
Baca juga: Pemerintah dorong perusahaan asuransi berinovasi dengan teknologi

Pewarta: Subagyo
Editor: Kelik Dewanto
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Menangkal Fintech P2P Lending melalui jasa keuangan syariah

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar