DPR: Perempuan perlu asah pelbagai keterampilan agar berdikari

DPR: Perempuan perlu asah pelbagai keterampilan agar berdikari

Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPR RI Dr. Dewi Aryani, M.Si. ANTARA/HO-Aspri/am.

Semarang (ANTARA) - Anggota Komisi IX DPR RI Dewi Aryani memandang perlu kaum perempuan mengasah pelbagai keterampilan, termasuk tata boga, yang kelak akan menambah penghasilan keluarga sehingga tetap berdikari di tengah pandemi COVID-19.

"Masih ada peluang menambah penghasilan keluarga, asalkan ada kemauan dan kemampuan untuk membuka usaha dalam situasi seperti sekarang ini," kata Dr. Dewi Aryani, M.Si. melalui percakapan WhatsApp kepada ANTARA di Semarang, Ahad.

Baca juga: Puan: Perempuan jangan ragu terjun di dunia politik

Anggota Komisi IX DPR RI, yang membidangi kesehatan dan ketenagakerjaan, ini memanfaatkan masa reses, 11 Februari hingga 7 Maret 2021, untuk menemui konstituennya di Daerah Pemilihan Jawa Tengah IX (Kabupaten/Kota Tegal dan Kabupaten Brebes)

Pada masa reses kali ini, Dewi menggelar pelbagai kegiatan, termasuk pelatihan tata boga, di Kantor DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tegal.

Selain mengadakan pelatihan tata boga, Dewi memberikan informasi perkembangan politik nasional terkini dan sosialisasi Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2019 tentang Kebidanan kepada anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Tegal dan kader partai berlambang kepala banteng moncong putih ini.

Baca juga: Anggota DPR Sri Meliyana dorong perempuan jadi energi pembangunan

Pelatihan tata boga ini, kata Dewi, diikuti 50 peserta yang terdiri atas anggota Fraksi PDI Perjuangan dan kader perempuan PDI Perjuangan di Kabupaten Tegal.

Anggota Fraksi PDI Perjuangan ini berharap kader perempuan tidak saja memiliki militansi dalam politik, tetapi juga mengasah dan memperdalam keahlian dalam bidang tata boga.

"Bagi kader yang memiliki bakat memasak dan ingin memiliki usaha kuliner, di sinilah mereka bisa belajar bagaimana membuat kue yang berbahan baku murah. Apalagi, bahan baku ini banyak ditemukan di daerah tempat tinggal mereka," katanya.

Baca juga: Atalia Kamil: Perempuan berperan penting di keluarga saat pandemi

Dalam kegiatan itu, lanjut dia, peserta juga akan mendapat pelatihan menghitung harga pokok produk sehingga mereka bisa memasarkan kuenya dengan harga yang murah namun rasa dan kualitas yang maksimal.

Pewarta: D.Dj. Kliwantoro
Editor: Bambang Sutopo Hadi
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Baleg DPR: Ada pertentangan ideologi bahas RUU PKS

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar