BGR Logistics upayakan bangkitnya UMKM lewat aplikasi Warung Pangan

BGR Logistics upayakan bangkitnya UMKM lewat aplikasi Warung Pangan

Ilustrasi - Aplikasi "Warung Pangan" dari PT Bhanda Ghara Reksa (Persero) atau BGR Logistics, BUMN penyedia jasa logistik di Indonesia untuk mendukung program #belanjadiwarungtetangga yang digagas Kementerian Koperasi dan UKM. ANTARA/HO-BGR Logistics.

Kami akan ikut mendorong Warung Pangan sebagai sarana untuk UMKM go Digital dan bangga terhadap buatan Indonesia
Jakarta (ANTARA) - PT Bhanda Ghara Reksa (Persero) atau BGR Logistics sebagai BUMN penyedia jasa logistik di Indonesia terus mengupayakan bangkitnya sektor UMKM di Indonesia melalui aplikasi Warung Pangan.

Direktur Keuangan & SDM BGR Logistics Irma Setyowati mengatakan aplikasi Warung Pangan dengan tagline “Belanja Mudah Diantar Sampai Rumah” sangat pro UMKM untuk menjembatani antara Hulu yaitu para petani, peternak dan nelayan dengan hilir yaitu UMKM atau Pemilik Usaha Warung.

"Setelah Launching pada Agustus 2020 untuk daerah Jabodetabek dan Bandung, kami melihat bahwa memang tidak hanya UMKM di daerah itu saja yang membutuhkan kemudahan dalam mendapatkan stok bahan pangan," ujar Direktur Keuangan & SDM BGR Logistics Irma Setyowati dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Senin.

Pihaknya melakukan roadmap dan pertimbangan untuk menghadirkan Warung Pangan di Pulau Jawa di tahun 2021, dengan diawali dari kota Surabaya yang telah resmi dilaunching kemarin oleh Direktur Utama BGR Logistics  Kuncoro Wibowo, dan saat ini menghadirkan di Yogyakarta.


Baca juga: Bantu UMKM, BGR Logistics hadirkan Warung Pangan di Surabaya



BGR Logistics dengan core bisnis sebagai Perusahaan Logistik di Indonesia dan memiliki gudang serta armada yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia memperkuat posisinya dan akan terus melebarkan cakupan wilayah Warung Pangan untuk Pulau lainnya di tahun-tahun berikutnya.

Sementara itu Asisten Deputi Perlindungan dan Kemudahan Usaha Mikro, Kementerian Koperasi & UKM, Rahmadi menyampaikan bahwa saat ini aplikasi digital harus terus didorong untuk UMKM untuk bangkit dari kondisi pandemi covid19. Kementerian Koperasi & UKM sangat mendorong Warung Pangan untuk mendorong UMKM mendapatkan stok bahan baku pangan bagi mereka.

Kolaborasi Pemerintah Pusat, Pemerintah Derah dan Swasta dalam mendorong UMKM go digital sangat dibutuhkan saat ini dan ke depannya.

"Ke depannya dalam ketidakpastian kondisi covid19 ini, membuat kita fokus terhadap transformasi dan digitalisasi bagi UMKM. Kami akan ikut mendorong Warung Pangan sebagai sarana untuk UMKM go Digital dan bangga terhadap buatan Indonesia dengan berbelanja stok bahan pangan dari produk dalam Negeri melalui aplikasi Warung Pangan," ujar Rahmadi.


Baca juga: BGR Logistics: Fitur baru dalam aplikasi "Warung Pangan" bantu UMKM


Harapan kedepannya, melalui program-program yang telah dibuat oleh Pemerintah serta dengan hadirnya Warung Pangan ini juga dapat membuat UMKM di Indonesia dapat bangkit dan ketahanan pangan di Indonesia dapat terwujud.

Hal senada  disampaikan Kepala Dinas Koperasi & UKM Daerah Istimewa Yogyakarta Srie Nurkyatsiwi, bahwa ketersediaan bahan baku bagi UMKM juga terdampak di masa pandemi. Dengan hadirnya Warung Pangan dapat menjadi salah satu alternatif solusi dalam melakukan transformasi bisnis model UMKM di wilayah Yogyakarta untuk memenuhi kebutuhan bahan baku produksi, memenuhi stok bahan pangan bagi para UMKM yang memiliki usaha warung.

"Kami berharap melalui upaya kolaboratif bersama Warung Pangan, akan berdampak mengoptimalkan program pemulihan ekonomi yang dicanangkan Pemerintah Pusat bersama Pemerintah Daerah dalam rangka menjaga kuantitas dan kualitas stabilitas pertumbuhan ekonomi secara inklusif," katanya.


Baca juga: BGR Logistics luncurkan dua aplikasi pangan

Baca juga: BGR Logistics gandeng HARA Technology perkuat aplikasi pangan

Pewarta: Aji Cakti
Editor: Subagyo
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Sebanyak 159.644 keluarga di Kalbar terima bantuan sosial beras

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar