Kemarin, Jokowi ke Yogyakarta hingga PDI-P belum ganti Nurdin Abdullah

Kemarin, Jokowi ke Yogyakarta hingga PDI-P belum ganti Nurdin Abdullah

Presiden Joko Widodo tiba di di Pangkalan TNI AU Adisutjipto, Kabupaten Sleman untuk meninjau proses vaksinasi dan peresmian KRL di Yogyakarta, Minggu (28/2/2021). ANTARA/HO-Biro Pers Setpres/Muchlis JR/aa.

Jakarta (ANTARA) - Lima berita politik pada Minggu (28/2) yang masih menarik untuk dibaca dan menjadi perhatian publik, mulai dari kunjungan Presiden Joko Widodo ke Yogyakarta hingga PDIP belum terpikir gantikan Nurdin Abdullah.

1. Presiden Jokowi ke Yogyakarta tinjau vaksinasi dan resmikan KRL

Jakarta (ANTARA) - Presiden Joko Widodo bertolak ke Yogyakarta untuk melakukan kunjungan kerja dengan sejumlah agenda di antaranya meninjau vaksinasi massal dan meresmikan KRL lintas Yogyakarta-Solo.

Selengkapnya di sini

2. PDI Perjuangan belum terpikir ganti Nurdin Abdullah

Jakarta (ANTARA) - Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengatakan bahwa DPP PDI Perjuangan belum terpikir untuk mengganti Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) Nurdin Abdullah dengan kader lain.

Selengkapnya di sini

3. KSP: Pemerintah tidak pernah berhenti cegah korupsi

Jakarta (ANTARA) - Deputi V Kantor Staf Presiden Jaleswari Pramodhawardani mengatakan pemerintah tidak pernah berhenti melakukan pencegahan dan penindakan korupsi.

Selengkapnya di sini

4. SPBE suatu optimalisasi pelayanan publik di tengah pandemi

Jakarta (ANTARA) - Jaga jarak fisik, merupakan salah satu bagian protokol kesehatan yang digaungkan pemerintah sebagai upaya pencegahan penyebaran Covid-19 selain memakai masker dan menghindari kerumunan.

Selengkapnya di sini

5. Misbakhun suarakan pentingnya Golkar usung kader jadi capres


Jakarta (ANTARA) - Legislator dari Partai Golkar Mukhamad Misbakhun menyuarakan pentingnya Golkar mengusung kader sendiri sebagai calon presiden pada Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden 2024.

Selengkapnya di sini

Pewarta: Laily Rahmawaty
Editor: Sigit Pinardi
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar