Di bawah tekanan pemegang saham, Danone jual aset di China

Di bawah tekanan pemegang saham, Danone jual aset di China

Produk Danone ditampilkan sebelum presentasi hasil tahunan grup makanan Prancis 2019 di Paris, Prancis, 26 Februari 2020. ANTARA/REUTERS/Christian Hartmann.

Dewan direksi Danone dijadwalkan bertemu pada Senin (1/3/2021) untuk membahas masalah tata kelola
Paris (ANTARA) - Danone mengatakan pada Minggu (28/2/2021) bahwa pihaknya mengambil langkah pertama untuk menjual sahamnya di mitra perusahaan susu China ketika kelompok perusahaan makanan Prancis itu menghadapi tekanan dari pemegang saham untuk meningkatkan kinerja dan tata kelola.

Danone mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa setelah meninjau portofolionya, mereka telah mencapai kesepakatan untuk mengubah kepemilikan tidak langsungnya di China Mengniu Dairy Company Limited menjadi 9,8 persen kepemilikan langsung di grup yang tercatat di Hong Kong itu.

Penjualan saham langsung dapat dilanjutkan tahun ini dalam satu atau beberapa transaksi dan tergantung pada kondisi pasar, kata Danone, seraya menambahkan bahwa sebagian besar keuntungan akan digunakan untuk membeli kembali sahamnya sendiri.

Grup Prancis itu mengatakan kepemilikan tidak langsung saat ini memiliki nilai buku sekitar 850 juta euro (1,03 miliar dolar AS) dan menyumbangkan 57 juta euro untuk pendapatannya pada 2019.

"Pengumuman hari ini adalah contoh komitmen kami untuk memberikan optimalisasi portofolio dan meningkatkan keuntungan bagi pemegang saham melalui alokasi modal yang disiplin," kata Chief Financial Officer Juergen Esser dalam pernyataan yang dikirim melalui surel, dikutip dari Reuters.

Ketua dan Kepala Eksekutif Emmanuel Faber berada di bawah tekanan baru-baru ini saat para pemegang saham mendorong perubahan di grup perusahaan tersebut, yang telah tertinggal beberapa saingan selama pandemi COVID-19.

Artisan Partners, investor AS, bergabung dengan BlueBell Capital Partners pada Jumat (26/2/2021) dalam mendesak Danone menemukan CEO baru untuk meningkatkan praktik tata kelola dan mempercepat upaya untuk meningkatkan keuntungan. Mereka telah menyerukan peran CEO dan ketua untuk dibagi menjadi dua posisi terpisah.

Media Prancis melaporkan bahwa dewan direksi Danone dijadwalkan bertemu pada Senin (1/3/2021) untuk membahas masalah tata kelola. (1 dolar AS = 0,8282 euro)

Baca juga: Saham Prancis kembali "memerah", indeks CAC 40 terpuruk 1,39 persen
Baca juga: Danone-Koalisi Air Indonesia sinergi jaga keseimbangan sumber daya air

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Kelik Dewanto
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Ada stimulus bagi investor untuk gairahkan pasar modal

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar