Saham Tokyo dibuka lebih tinggi, terangkat "buyback" setelah aksi jual

Saham Tokyo dibuka lebih tinggi, terangkat "buyback" setelah aksi jual

Seorang pria yang memakai masker, saat wabah penyakit virus corona (COVID-19), melintasi papan elektronik yang menunjukkan indeks Nikkei di pasar saham di kawasan bisnis di Tokyo, Jepang, Senin (4/1/2021). ANTARA/REUTERS/Kim Kyung-Hoon/am.

Tokyo (ANTARA) - Saham-saham Tokyo dibuka lebih tinggi pada perdagangan Senin pagi, dengan Nikkei melonjak di atas 600 poin menyusul aksi jual pasar akhir pekan lalu, ketika para investor membeli kembali (buyback) saham-saham yang dinilai telah oversold dan undervalued.

Pada pukul 09.15 waktu setempat, indeks acuan Nikkei 225 di Bursa Efek Tokyo (TSE) bertambah 615,09 poin atau 2,12 persen, dari penutupan Jumat (26/2/2021), menjadi diperdagangkan di 29.581,10 poin.

Akhir pekan lalu, indeks Nikkei 225 berakhir anjlok 1.202,26 poin atau 3,99 persen, menjadi 28.966,01 poin, turun di bawah batas psikologi 29.000 untuk pertama kalinya sejak 5 Februari dan mencatat penurunan poin terbesar sejak Juni 2016.

Sementara itu, indeks Topix yang lebih luas dari seluruh saham papan utama di pasar Tokyo terangkat 30,76 poin atau 1,65 persen, menjadi diperdagangkan di 1.895,25 poin. Indeks Topix jatuh 61,74 poin atau 3,21 persen menjadi 1.864,49 poin pada Jumat lalu (26/2/2021).

Saham-saham perusahaan yang berhubungan dengan informasi dan komunikasi, instrumen presisi, dan peralatan listrik termasuk yang memperoleh keuntungan terbesar pada menit-menit pembukaan setelah bel perdagangan pagi.


Baca juga: Saham Tokyo turun terpuruk, Indeks Nikkei anjlok hingga 1.202,26 poin

Baca juga: Saham Tokyo naik setelah dukungan Fed mengangkat Wall Street

Baca juga: Saham Tokyo dibuka melonjak, Indeks Nikkei tembus level 30.000 poin

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Subagyo
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar