Saham Jerman kembali menguat, indeks DAX 30 terkerek 0,19 persen

Saham Jerman kembali menguat, indeks DAX 30 terkerek 0,19 persen

Grafik indeks harga saham DAX Jerman digambarkan di bursa saham di Frankfurt, Jerman (2/2/2021). ANTARA/REUTERS/Staff/aa. (REUTERS/STAFF)

Perusahaan produsen otomotif Daimler mencetak keuntungan paling besar (top gainer) di antara saham-saham unggulan atau blue chips
Frankfurt (ANTARA) - Saham-saham Jerman kembali ditutup lebih tinggi pada perdagangan Selasa (2/3/2021), memperpanjang keuntungan untuk hari kedua berturut-turut, dengan indeks acuan DAX 30 di Bursa Efek Frankfurt terkerek 0,19 persen atau 26,98 poin, menjadi menetap di 14.039,80 poin.

Indeks DAX 30 terangkat 1,64 persen atau 226,53 poin menjadi 14.012,82 poin pada Senin (1/3/2021), setelah terpangkas 0,67 persen atau 93,04 poin menjadi 13.786,29 poin pada Jumat (26/2/2021), dan merosot 0,69 persen atau 96,67 poin menjadi 13.879,33 poin pada Kamis (25/2/2021).

Dari 30 saham perusahaan-perusahaan besar pilihan yang tergabung dalam komponen indeks DAX 30, sebanyak 16 saham berakhir di wilayah positif, 13 saham di wilayah negatif dan satu saham berakhir tidak berubah.

Perusahaan produsen otomotif Daimler mencetak keuntungan paling besar (top gainer) di antara saham-saham unggulan atau blue chips, dengan harga sahamnya menguat 2,49 persen.

Diikuti oleh saham perusahaan reasuransi Jerman Munich Re yang meningkat 2,08 persen, serta perusahaan asuransi dan jasa keuangan Allianz bertambah 1,87 persen.

Sementara itu, kelompok perusahaan energi RWE menderita kehilangan paling banyak (top loser) di antara saham-saham unggulan, dengan harga sahamnya terpangkas 2,85 persen.

Disusul oleh saham perusahaan jasa pemesanan dan pengiriman makanan daringe multinasional Eropa Delivery Hero yang kehilangan 2,26 persen, serta perusahaan produsen semikonduktor Infineon Technologies merosot 1,82 persen.

Allianz adalah saham yang paling banyak diperdagangkan sepanjang hari, dengan nilai transaksi mencapai 275,00 juta euro (330,77 juta dolar AS).

Pewarta: Apep Suhendar
Editor: Ganet Dirgantara
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar