Saham Inggris untung hari kedua, indeks FTSE 100 terkatrol 0,38 persen

Saham Inggris untung hari kedua, indeks FTSE 100 terkatrol 0,38 persen

Dokumentasi - Pialang sedang memantau pergerakan saham di pasar CMC di London, Inggris, Selasa (11/12/2018). ANTARA/REUTERS/Simon Dawson/am.

Dari 100 saham perusahaan besar pilihan yang menjadi komponen indeks FTSE 100, sebanyak 53 saham berhasil meraih keuntungan, 43 saham mengalami kerugian dan empat saham tidak berubah
London (ANTARA) - Saham-saham Inggris berakhir lebih tinggi pada perdagangan Selasa (2/3/2021), memperpanjang kenaikan untuk hari kedua berturut-turut, dengan indeks acuan FTSE 100 di Bursa Efek London terkatrol 0,38 persen atau 25,22 poin, menjadi menetap di 6.613,75 poin.

Indeks FTSE 100 terkerek 1,62 persen atau 105,10 poin menjadi 6.588,53 poin pada Senin (1/3/2021), setelah anjlok 2,53 persen atau 168,53 poin menjadi 6.483,43 poin pada Jumat (26/2/2021), dan melemah 0,11 persen atau 7,01 poin menjadi 6.651,96 poin pada Kamis (25/2/2021).

Dari 100 saham perusahaan-perusahaan besar pilihan yang menjadi komponen indeks FTSE 100, sebanyak 53 saham berhasil meraih keuntungan, 43 saham mengalami kerugian dan empat saham diperdagangkan tidak berubah.

Pershing Square Holdings, perusahaan pengelola hedge fund, melonjak 3,78 persen, menjadi pencetak keuntungan tertinggi (top gainer) dari saham-saham unggulan atau blue chips.

Diikuti oleh saham kelompok perusahaan jasa keuangan dan perbankan multinasional Inggris Standard Chartered yang terangkat 2,64 persen, serta perusahaan jasa keuangan dan asuransi Admiral Group bertambah 2,33 persen.

Sementara itu, JD Sports Fashion, sebuah perusahaan retail fashion olahraga, merupakan pemain berkinerja terburuk (top loser) di antara saham-saham unggulan, dengan harga sahamnya terpangkas 2,89 persen.

Disusul oleh saham perusahaan properti komersial Inggris British Land yang kehilangan 2,02 persen, serta perusahaan pengembang properti residensial terbesar Inggris ​​​​​​​Barrat Developments merosot 1,98 persen.

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Ganet Dirgantara
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar