Kasus COVID-19 di DKI Jakarta bertambah 1.437

Kasus COVID-19 di DKI Jakarta bertambah 1.437

Petugas kesehatan mencatat data warga yang akan melakukan vaksinasi COVID-19 secara drive thru untuk lansia di kawasan Kemayoran, Jakarta, Rabu (3/3/2021). Kementerian Kesehatan menggandeng aplikasi kesehatan halodoc untuk menyediakan layanan vaksinasi COVID-19 untuk lansia secara drive thru, dengan lokasi pertama Pos Pelayanan Program Vaksinasi COVID-19 berada di Bandar Kemayoran Jl. Benyamin Sueb Blok C3, Kemayoran, Jakarta Pusat . ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/aww.

Jakarta (ANTARA) - Jumlah warga yang dinyatakan positif terinfeksi COVID-19 di DKI Jakarta pada Rabu bertambah sebanyak 1.437 kasus.

"Sebagian data positif hari ini adalah kasus positif kemarin yang tertunda dirilis karena ada kendala teknis pada koneksi sistem laboratorium nasional," kata Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta Dwi Oktavia dalam keterangannya di Jakarta, Rabu.

Berdasarkan data Pemprov DKI Jakarta di laman corona.jakarta.go.id, Rabu, kasus baru sebanyak 1.437 kasus ini merupakan hasil dari pemeriksaan usap (swab test PCR) pada sehari sebelumnya, yakni pada Selasa (2/3).

Tes PCR pada 2 Maret 2021 yang masuk pada Rabu dilakukan tes pada 23.445 spesimen. Dari jumlah tes tersebut, sebanyak 18.517 orang adalah yang baru dites PCR untuk mendiagnosis kasus baru dengan hasil 1.437 positif dan 17.080 negatif.

Dengan penambahan sebanyak 1.437 kasus, total kumulasi kasus positif saat ini adalah sebanyak 343.808 kasus, dari jumlah sebelumnya sebanyak 342.371 kasus.

Dari total sebanyak 343.808 kasus, sebanyak 5.613 di antaranya meninggal dunia setelah adanya tambahan 45 orang meninggal dari angka sebelumnya 5.568 orang. Angka tersebut setara 1,6 persen (sama seperti sebelumnya) dari jumlah total kumulasi kasus positif.

Baca juga: Jakarta bebas dari zona merah, Riza: Berkat kerja sama pusat-daerah
Baca juga: DKI Jakarta terus koordinasi dengan Kemenkes terkait virus corona baru
Seorang petugas melakukan simulasi pelaksanaan vaksinasi perdana untuk tenaga kesehatan di Kota Jakarta Utara, Rabu (13/1/2021). ANTARA/HO-Kominfotik Jakarta Utara/am.
Sementara itu, penambahan pasien sembuh dari paparan COVID-19 di Jakarta sebanyak 2.490 orang. Total pasien sembuh naik dari 328.526 orang menjadi 331.016 orang.

Pasien sembuh sebanyak 331.016 orang itu memiliki persentase 96,3 persen (naik dari sebelumnya 96,0 persen) dari jumlah kumulasi total kasus positif COVID-19 saat ini sebanyak 343.808 kasus.

Dari jumlah tes, DKI Jakarta mencatat persentase kasus positif berdasarkan jumlah tes (positivity rate) COVID-19 selama sepekan terakhir di Jakarta setelah perkembangan pada  Rabu tercatat di angka 12,7 persen (sama seperti sebelumnya).

Mengingat perkembangan COVID-19 yang belum tuntas, Redaksi Antara mengingatkan para pembaca untuk memperhatikan dan menjalankan prinsip-prinsip protokol kesehatan dalam berkegiatan sehari-hari, yakni:
• Tetap tinggal di rumah dan tidak keluar bila tidak ada keperluan mendesak.
• Menghindari kerumunan.
• Selalu menjalankan 3M: Memakai masker dengan benar, Menjaga jarak aman 1,5-2 meter, dan Mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir secara rutin.
• Ingatkan sesama untuk selalu menerapkan protokol kesehatan.

Baca juga: Sejumlah anggota DPRD DKI minta keluarganya turut divaksin COVID-19
Baca juga: Wagub DKI tolak usulan keluarga anggota DPRD DKI divaksin COVID-19

Pewarta: Ricky Prayoga
Editor: Sri Muryono
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Polres Mesuji gelar tes cepat antigen gratis di rest area tol Trans Sumatera

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar