Satgas: Kasus COVID-19 di Babel turun 54 persen

Satgas: Kasus COVID-19 di Babel turun 54 persen

Personel polisi Polres Bangka sedang melakukan registrasi pendaftaran vaksinasi COVID-19 tahap kedua. ANTARA/Kasmono.

terus menggencarkan sosialisasi dan operasi yustisi masker
Pangkalpinang (ANTARA) - Satgas Penanganan COVID-19 Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mengklaim dalam sepekan terakhir kasus COVID-19 tercatat hanya 414 orang atau turun 54 persen dibandingkan kumulatif minggu sebelumnya yang mencapai 900 orang.

“Alhamdulillah, dalam seminggu terakhir orang yang terpapar dan dinyatakan positif COVID-19 turun drastis karena kesadaran masyarakat mematuhi protokol kesehatan yang meningkat,” kata Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Provinsi Kepulauan Babel, Andi Budi Prayitno di Pangkalpinang, Kamis.

Menurut dia kesadaran dan kedisiplinan dalam menerapkan protokol kesehatan yang meningkat ini, merupakan cara paling sederhana dan mudah serta murah agar kita dan orang-orang di sekitar kita tidak terpapar COVID-19.

“Ini artinya ada tanggung jawab kita sebagai sesama warga masyarakat, sehingga penularan dan penyebaran COVID-19 tidak meluas dan menjadi masif di daerah ini,” ujarnya.

Baca juga: Pasien COVID-19 sembuh di Babel bertambah 286 orang

Ia mengatakan berdasarkan update kasus COVID-19 pada Rabu (3/3) malam orang dinyatakan selesai isolasi 6.787 (bertambah 83), meninggal 112, dalam isolasi 562 (bertambah 61 - berkurang 83) dan kumulatif kasus konfirmasi 7.461 (bertambah 61) dengan sebaran Pangkalpinang 2.765 (bertambah 17).

Selanjutnya, kumulatif kasus COVID-19 di Kabupaten Bangka 2.064 (bertambah 7), Bangka Tengah 1.170 (bertambah 4), Bangka Barat 350 (bertambah 1), Bangka Selatan 330, Belitung 459 (bertambah 2) dan Kabupaten Belitung Timur 323 (bertambah 30 orang).

“Kita terus menggencarkan sosialisasi dan operasi yustisi masker untuk meningkatkan kedisiplinan masyarakat menerapkan protokol kesehatan dalam beraktivitas,” katanya.

Menurut dia tidak bisa tidak, penanganan COVID-19 membutuhkan kerja sama, sinergi dan kolaborasi.

“Sinergitas menjadi kata kunci kita untuk fokus dan serius menangani COVID-19 dan pada saat yang sama mendorong percepatan pemulihan ekonomi dan sosial sebagai akibat dari pandemi,” katanya.

Baca juga: 201 santri di Kabupaten Bangka-Babel positif COVID-19, sebut satgas
Baca juga: Satgas: 18.903 nakes di Babel telah divaksin COVID-19

Pewarta: Aprionis
Editor: Budhi Santoso
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Cara pemerintah daerah antisipasi lonjakan COVID-19 pasca Lebaran

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar