Rupiah melemah, dipicu penguatan dolar dan naiknya "yield" obligasi AS

Rupiah melemah, dipicu penguatan dolar dan naiknya "yield" obligasi AS

ILUSTRASI: Lembaran mata uang rupiah dan dolar AS. ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari/am.

Indeks dolar menguat hari ini, yang mencerminkan adanya perbaikan dalam ekonomi AS
Jakarta (ANTARA) - Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Kamis sore terkoreksi, dipicu kenaikan imbal hasil surat utang atau obligasi Amerika Serikat.

Rupiah ditutup melemah 22 poin atau 0,15 persen ke posisi Rp14.267 per dolar AS dari posisi penutupan hari sebelumnya Rp14.245 per dolar AS.

"Indeks dolar menguat hari ini, yang mencerminkan adanya perbaikan dalam ekonomi AS," kata Direktur PT TRFX Garuda Berjangka Ibrahim Assuaibi di Jakarta, Kamis.

Baca juga: IHSG ditutup jatuh 85,96 poin, tertekan naiknya "yield" obligasi AS

Indeks dolar menguat ke level 91,2 setelah imbal hasil obligasi AS kembali naik dan mendorong arus modal masuk ke AS.

Imbal hasil obligasi AS tenor 10 tahun kembali naik ke level 1,47 persen setelah sempat turun ke level 1,41 persen. Pada pekan lalu, imbal hasil obligasi AS sempat meningkat hingga ke level 1,6 persen.

Baca juga: Rupiah Kamis pagi melemah 15 poin

Sementara itu Gubernur Federal Reserve (Fed) Jerome Powell akan memberikan pidato virtual di Wall Street Journal Jobs Summit. Investor akan mengamati dengan cermat tanda-tanda kekhawatiran atas aksi jual obligasi AS baru-baru ini dan untuk setiap perubahan dalam penilaiannya terhadap ekonomi menjelang pertemuan The Fed berikutnya.

Rupiah pada pagi hari dibuka melemah ke posisi Rp14.250 per dolar AS. Sepanjang hari, rupiah bergerak di kisaran Rp14.250 per dolar AS hingga Rp14.304 per dolar AS.

Sementara itu kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) Bank Indonesia pada Kamis menunjukkan rupiah melemah Rp14.299 per dolar AS, dibandingkan posisi pada hari sebelumnya Rp14.334 per dolar AS.

Baca juga: Menko Airlangga optimis ekonomi RI tumbuh capai 5,3 persen tahun ini
 

Pewarta: Citro Atmoko
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Polda Sumut sita aset bernilai miliaran rupiah dari bandar narkoba

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar