DPR desak pemerintah tuntaskan program restrukturisasi Jiwasraya

DPR desak pemerintah tuntaskan program restrukturisasi Jiwasraya

Ilustrasi - Warga melintas di depan kantor Asuransi Jiwasraya, Jalan Juanda, Jakarta. ANTARA FOTO/Galih Pradipta/wsj.

Restrukturisasi Jiwasraya merupakan bagian dari proses mencari jalan keluar yang terbaik
Jakarta (ANTARA) - Pemerintah diminta segera menuntaskan penyelamatan polis melalui program restrukturisasi polis PT Asuransi Jiwasraya (Persero), karena merupakan opsi terbaik ketimbang harus melakukan likuidasi perusahaan.

"Restrukturisasi Jiwasraya merupakan bagian dari proses mencari jalan keluar yang terbaik. Nantinya progres pelaksanaanya akan dievaluasi oleh Panja Komisi XI," kata anggota Komisi XI DPR RI Hendrawan Supratikno dalam keterangannya di Jakarta, Kamis.

Menurutnya, para pemegang polis juga diminta tidak terprovokasi oleh aksi sejumlah oknum yang mendompleng nama nasabah Jiwasraya dalam beberapa waktu terakhir.

Hendrawan berpandangan, aksi yang dilakukan oleh sejumlah oknum yang di antaranya diketahui merupakan mantan agen Jiwasraya itu dinilai sarat kepentingan.

Baca juga: Jadi solusi terbaik, DPR dukung restrukturisasi polis Jiwasraya
Baca juga: Sambut restrukturisasi, nasabah Jiwasraya mulai registrasi data polis

 

"Yang dilakukan mantan agen ini, kita belum jelas motifnya. Kasus Jiwasraya ini memang kompleks, ada masalah hukum, ekonomi, termasuk politik," ujar Hendrawan.

Seperti diberitakan sebelumnya, Rabu (3/3) sejumlah nasabah dan mantan agen yang mengatasnamakan Forum Nasabah Korban Jiwasraya (FNKJ) menemui Kepala Kantor Staf Kepresidenan (KSP), Moeldoko.

Dalam pertemuan itu, mantan agen Jiwasraya bernama Ana Rustina meminta agar pemerintah tetap mempertahankan Jiwasraya agar nantinya Jiwasraya dapat membayar manfaat asuransi kepada pemegang polis.

Menanggapi audiensi tersebut, Moeldoko pun berencana memfasilitasi pertemuan FKNJ dengan pihak Kementerian BUMN dan manajemen Jiwasraya.

"Kami akan panggil terlebih dahulu Menteri BUMN dan manajemen Jiwasraya, agar bisa melihat permasalahan ini dari dua sisi. Setelah itu akan kami pertemukan dengan FNKJ untuk mencari solusi terbaik," ujar Moeldoko.
Baca juga: Moeldoko janji fasilitasi dan cari solusi soal nasabah Jiwasraya
Baca juga: 52 persen pemegang polis Jiwasraya ikut program restrukturisasi
Baca juga: Tolak PKPU ke pengadilan, nasabah Jiwasraya pilih restrukturisasi
Baca juga: Proses restrukturisasi Jiwasraya segera dipercepat


Pewarta: Royke Sinaga
Editor: Subagyo
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Kilas NusAntara Pagi

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar