Pemkot Jakut mulai benahi aktivitas sepak bola sesuai prokes

Pemkot Jakut mulai benahi aktivitas sepak bola sesuai prokes

Wali Kota Jakarta Utara Ali Maulana Hakim saat menggelar audiensi dengan pengurus Asosiasi Kota PSSI Jakarta Utara di Jakarta, Kamis (4/3/2021). ANTARA/Abdu Faisal/am.

sementara mereka memikirkan, kami berbenah
Jakarta (ANTARA) - Pemerintah Kota Jakarta Utara mulai membenahi aktivitas sepak bola di wilayahnya agar dapat menyesuaikan dengan protokol kesehatan COVID-19.

Salah satu aksinya dengan merancang sinkronisasi program pemerintah kota dengan Asosiasi Kota Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (Askot PSSI) Jakarta Utara.

Baca juga: Wali Kota Jakut ingin sinergi bina generasi muda di bidang olah raga

Wali Kota Jakarta Utara Ali Maulana Hakim, di Jakarta, Kamis, mengatakan  pelaksanaan sinkronisasi program kota dengan program Askot PSSI Jakarta Utara itu penting dilakukan, di saat pemerintah pusat berencana menggulirkan lagi kompetisi sepak bola saat ini.

"Walaupun sekarang kompetisi sepak bola belum bergulir, tapi paling tidak di waktu ini, di masa pandemi ini kan mereka (pengurus) yang di atas, yang mengurusi (sepak bola) kita secara nasional, lagi berpikir bagaimana caranya kompetisi bergulir dengan (mematuhi) protokol kesehatan. Nah, sementara mereka memikirkan, kami berbenah," kata Maulana.

Berdasarkan informasi yang dihimpun ANTARA, Kamis, Jakarta Utara memiliki klub sepak bola dengan basis penggemar yang loyal, bernama Persitara.

Baca juga: Persitara diharapkan tetap jadi kebanggaan warga "Pesisir" Jakarta

Selain itu, ada 37 klub sepak bola amatir tingkat Jakarta Utara, 20 sekolah sepak bola, 57 pelatih kepala (head coach) sepak bola, 39 orang wasit dan enam buah stadion sepak bola di Jakarta Utara seperti stadion di Rawa Badak, Rawa Tugu, dan Muala Kamal yang siap digunakan di Jakarta Utara.

Wali Kota Jakarta Utara meminta kepada pengurus Askot PSSI Jakarta Utara untuk mencari kendala-kendala dalam aktivitas sepak bola yang dapat muncul saat ini, agar bisa sesegera mungkin dibahas solusinya, demi kemajuan sepak bola di Jakarta Utara di masa mendatang.

“Dalam rekonsiliasi ini, kami menyatukan komitmen. Singkirkan semua perbedaan pendapat, kami satukan semua perbedaan menjadi kekuatan, kemudian kami berkolaborasi dan pastinya Pemerintah Kota Jakarta Utara akan mendukung penuh,” ujar dia.

Baca juga: Polisi kembangkan pelaku bentrokan suporter Persitara

Sementara itu, Ketua Asosiasi Kota Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (Askot PSSI) Jakarta Utara Rachmat Roganda mengatakan akan melakukan rekonsiliasi, konsolidasi, dan pembenahan-pembenahan agar tujuan mencapai prestasi Persitara yang gemilang bisa terwujud.

Pembenahan itu dimulai dari tingkat bawah, seperti pembinaan talenta sepak bola muda, serta menghilangkan segala perbedaan yang ada di lingkup organisasi sepak bola di Jakarta Utara.

“Sama seperti Pak Wali Kota sampaikan, kami selaku rumah besar sepak bola di Jakarta Utara akan melakukan pembenahan-pembenahan terkait masalah rekonsiliasi dan konsolidasi agar mencapai prestasi yang diinginkan,” kata Roganda.

Pewarta: Abdu Faisal
Editor: Ganet Dirgantara
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar