Sinar Mas Land tawarkan berbagai kemudahan membeli properti

Sinar Mas Land tawarkan berbagai kemudahan membeli properti

Ilustrasi - Pembangunan Perumahan (Forum Properti)

Jakarta (ANTARA) - Sinar Mas Land meluncurkan Program Nasional 2021 bernama "Wish for Home" untuk memenuhi kebutuhan masyarakat terhadap hunian.

Managing Director Strategic Business & Services Sinar Mas Land, Alim gunadi dalam rilis yang diterima di Jakarta, Jumat menawarkan berbagai kemudahan untuk membeli properti di kala pandemi.

“Sebagai dukungan kepada masyarakat yang membutuhkan rumah di masa pandemi. Kami memberikan berbagai keringanan pembayaran, baik pembelian tunai maupun KPR express mencakup diskon sampai 15 persen,” katanya.

Alim menjelaskan Program Wish for Home menawarkan beragam promo keringanan pembayaran, seperti potongan harga, insentif huni, subsidi uang muka, gratis BPHTB, subsidi cicilan KPR, gratis biaya pengalihan, hingga gratis biaya KPR/KPA.

Menurut dia, program tersebut dinilai sejalan dengan langkah pemerintah yang memberikan sejumlah stimulus dan insentif di sektor properti. Pemerintah dengan kebijakan baru seperti memberikan insentif yaitu berupa pajak pertambahan nilai (PPN) ditanggung pemerintah untuk pembelian rumah dan rumah susun sampai harga Rp5 miliar.

Bank Indonesia juga merilis aturan uang muka properti 0 persen dan menurunkan suku bunga acuan. Para pengembang pun memberikan sejumlah promosi untuk memudahkan masyarakat dalam membeli properti impian.

“Produk properti kami yang terjamin kualitasnya dengan harga lebih terjangkau di masa pandemi merupakan pilihan tepat konsumen untuk menjadikannya sebagai tempat tinggal atau investasi yang bernilai tinggi di saat mendatang,” ujarnya.

Periode Program Sinar Mas Land Wish for Home dimulai dari 6 Maret hingga 31 Desember 2021. Tipe produk yang ditawarkan yaitu ready stock dan under construction untuk rumah, kaveling, apartemen, ruko, dan kios.

Pewarta: Adimas Raditya Fahky P
Editor: Adi Lazuardi
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Insentif otomotif dan properti akan tambah 1% pertumbuhan ekonomi

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar