Pegawai BPJS Kesehatan Kediri disuntik vaksin COVID-19

Pegawai BPJS Kesehatan Kediri disuntik vaksin COVID-19

Petugas medis saat memberikan layanan vaksinasi COVID-19 kepada para pegawai BPJS Kesehatan Kantor Cabang Kediri, Jawa Timur. ANTARA Jatim/ dokumen BPJS Kesehatan KC Kediri-Ach.

ini merupakan wujud ikhtiar dalam melindungi segenap sumber daya manusia (SDM)
Kediri (ANTARA) - Sebanyak 48 pegawai BPJS Kesehatan Kantor Cabang Kediri, Jawa Timur, telah diberi suntikan vaksin COVID-19 dosis pertama, sebagai upaya mencegah penyebaran COVID-19.

Kepala BPJS Kesehatan Kantor Cabang Kediri Hernina Agustin Arifin di Kediri, Senin, mengemukakan penyuntikan vaksin tersebut dilakukan untuk memastikan para pegawai dapat memberikan pelayanan yang aman kepada peserta JKN-KIS.

"Sebagai instansi pelayanan publik BPJS Kesehatan turut ditetapkan sebagai penerima vaksin COVID-19 di tahap kedua. Vaksinasi ini merupakan wujud ikhtiar dalam melindungi segenap sumber daya manusia (SDM) sehingga bisa memberikan layanan yang aman dan prima," kata Hernina Agustin.

Baca juga: BPJS Kesehatan Kediri pastikan aplikasi data penerima vaksin baik

Hingga kini, BPJS Kesehatan KC Kediri tetap memberikan pelayanan tatap muka secara terbatas kepada peserta penerima bantuan uuran (PBI), lanjut usia dan peserta yang membutuhkan akses layanan kesehatan segera.

Walaupun para pegawai BPJS Kesehatan Kantor Cabang Kediri sudah divaksin, ia tetap mengimbau masyarakat untuk menghindari layanan tatap muka.

Masyarakat bisa memanfaatkan layanan melalui berbagai media komunikasi massa, dengan memanfaatkan aplikasi Mobile JKN, pelayanan administrasi melalui Whatsapp (Pandawa) dan care center 1500400.

Baca juga: Dirut BPJS Kesehatan: Pandemi dorong munculnya berbagai inovasi

"Selain lewat media massa, kami juga melaksanakan sosialisasi langsung. Petugas keamanan menanyakan keperluan masyarakat yang berkunjung. Bila keperluannya sudah diakomodasi lewat kanal virtual, petugas akan memandu cara mengakses layanan tersebut," katanya.

"Kita sampaikan pula pesan utama agar masyarakat mengikuti anjuran pemerintah untuk menghindari layanan tatap muka sementara waktu. Kita tidak boleh lengah karena keselamatan dan kesehatan masyarakat merupakan prioritas kami di BPJS Kesehatan," lanjut Hernina.

Sementara itu, para pegawai yang diberi suntikan vaksin COVID-19 tersebut juga semuanya baik pegawai di kantor hingga pegawai penunjang seperti pengemudi (driver), petugas keamanan, petugas kebersihan, dan pramukantor.

Baca juga: Duta BPJS Kesehatan jalani vaksinasi COVID-19

Pemberian tersebut sesuai dengan ketentuan pemerintah yang mengamanatkan bahwa pemberian vaksin tahap kedua juga untuk petugas pelayanan publik maupun tenaga penunjangnya.

Sementara itu, pemberian vaksinasi COVID-19 di lingkungan BPJS Kesehatan dilakukan oleh tim vaksinasi dari Puskesmas Balowerti, Kota Kediri. Vaksinasi ini yang pertama dan yang kedua nantinya dilakukan dua pekan mendatang.

"Kita laksanakan sesuai ketentuan pemerintah. Meskipun semuanya sudah divaksin, harus tetap menjaga diri dan lingkungan. Untuk itu protokol kesehatan harus tetap ditegakkan," kata Kepala Puskesmas Balowerti, Kota Kediri Henry Mulyono.

Baca juga: Dirut BPJS Kesehatan umumkan formasi anggota Direksi 2021-2026

Di Kota Kediri, untuk vaksinasi COVID-19 tahap dua sudah dilakukan pada pelayan publik. Selain ASN, juga ada jajaran TNI/Polri, guru, jurnalis, pedagang pasar, termasuk pegawai dari BPJS Kesehatan.

Kota Kediri dalam vaksinasi COVID-19 tahap dua ini mendapatkan 2.450 vial. Pemkot Kediri menargetkan proses vaksinasi itu bisa selesai satu pekan dengan target pelayan publik tersebut. 

Baca juga: Ali Ghufron ingin BPJS Kesehatan tingkatkan kualitas pelayanan

Pewarta: Asmaul Chusna
Editor: Agus Salim
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar