Menkes: Laju vaksinasi COVID-19 naik pada semester kedua 2021

Menkes: Laju vaksinasi COVID-19 naik pada semester kedua 2021

Tangkapan layar - Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin dalam konferensi pers virtual perpanjangan PPKM Mikro, dipantau dari Jakarta, Senin (8/3/2021). ANTARA/Tangkapan layar Youtube PerekonomianRI/pri.

Jakarta (ANTARA) - Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengatakan akan menjaga laju penyuntikan vaksin COVID-19 karena jumlah vaksin yang masih terbatas dan baru akan meningkatkan vaksinasi pada semester kedua 2021.

"Kita mesti sadari bahwa sampai bulan Juni hanya sekitar 80 sampai 90 juta dosis vaksin yang akan kita terima atau sekitar 24 persen dari kebutuhan. Sehingga kita mesti menjaga ekspektasi masyarakat agar tidak terlampau tinggi untuk bisa segera disuntik," kata Menkes Budi dalam konferensi pers virtual perpanjangan PPKM Mikro, dipantau dari Jakarta, Senin.

Menkes menegaskan bahwa saat ini proses vaksinasi tidak bisa dilakukan kepada terlalu banyak orang karena keterbatasan di sisi pasokan vaksin.

Indonesia baru memiliki sekitar 24 persen dari sekitar 400 juta dosis vaksin yang dibutuhkan untuk mencapai target vaksinasi 181.554.465 penduduk Indonesia demi mencapai kekebalan kelompok atau herd immunity.

Baca juga: Menkes tegaskan vaksin gotong royong harus gratis

Baca juga: Menkes: Vaksin COVID 'buatan Taiwan' kemungkinan diluncurkan Juli


"Laju penyuntikan kita jaga, kita tidak akan buru-buru naik ke satu juta karena nanti habis vaksinnya dalam dua minggu padahal kita masih punya dua bulan," tambah Budi.

Sisa dosis vaksin yang dibutuhkan untuk mencapai target vaksinasi akan tiba pada semester kedua 2021, yang dapat memastikan suntikan vaksin COVID-19 akan naik signifikan dalam periode tersebut.

Sambil menunggu pasokan dosis tersebut tiba, Budi mengatakan saat ini pemerintah terus berlatih agar mampu meningkatkan ritme penyuntikan vaksin COVID-19 dengan memastikan tercukupinya jumlah petugas vaksin dan tempat vaksinasi.

"Nanti pada saat semester kedua akan naik malah harus di atas satu juta, mungkin sampai satu setengah juta suntikan per day," tegas Budi.

Dalam kesempatan itu dia menegaskan bahwa Indonesia telah mendapatkan akses vaksin COVID-19 jauh lebih baik dari banyak negara-negara lain dan mengajak semua pemangku kepentingan untuk bekerja sama menyukseskan program vaksinasi tersebut.

Baca juga: Menkes gandeng TNI-Polri percepat vaksinasi

Baca juga: Menkes Budi: 45 juta orang akan dapat vaksin hingga Juni

Pewarta: Prisca Triferna Violleta
Editor: Zita Meirina
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Takbir keliling ditiadakan, Pemkab Batang lakukan patroli

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar