BPBD DKI Jakarta: Waspada kenaikan air di Pos Pantau Angke Hulu

BPBD DKI Jakarta: Waspada kenaikan air di Pos Pantau Angke Hulu

Ilustrasi - Petugas BPBD DKI Jakarta mengevakuasi korban banjir di RT11 RW05 Kebon Pala, Kampung Melayu, Jakarta Timur, menggunakan perahu karet, Minggu (7/2/2021). Banjir terjadi akibat luapan Kali Ciliwung. (ANTARA/HO-BPBD DKI)

Jakarta (ANTARA) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta meminta masyarakat di bantaran sungai mewaspadai kenaikan tinggi muka air (TMA) di Pos Pantau Angke Hulu yang berstatus Siaga 3, pada Selasa malam.

"Info disaster early warning system (DEWS) kepada warga bantaran sungai, akibat kenaikan Pos Pantau Angke Hulu, TMA 180 cm, waspada/Siaga 3," tulis BPBD DKI Jakarta dalam akun Twitter @BPBDJakarta, di Jakarta, Selasa.

BPBD DKI Jakarta meminta warga di sejumlah wilayah mewaspadai kemungkinan TMA semakin meningkat yang dapat menyebabkan banjir.

Warga yang kemungkinan terdampak, apabila terjadi banjir, yakni di wilayah Rawa Buaya, Cengkareng Timur, Cengkareng Barat, Kembangan Utara, Kedoya Utara, Duri Kosambi, Kapuk, dan Kedaung Kaliangke.

BPBD DKI Jakarta telah menyebarkan informasi ini melalui DEWS, media sosial dan kepada lurah serta camat setempat.

Berdasarkan informasi BPBD DKI Jakarta, cuaca di Pos Pantau Angke Hulu pada pukul 22.00 WIB mendung tipis.

Masyarakat dapat memantau perkembangan TMA di sejumlah pos pantau atau pintu air di Jakarta melalui website maupun akun media sosial BPBD DKI Jakarta.

Pewarta: Rangga Pandu Asmara Jingga
Editor: Masuki M. Astro
COPYRIGHT © ANTARA 2021

BPBD DKI Jakarta antisipasi banjir di tengah pandemi

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar