Kominfo dorong keterampilan digital perempuan Indonesia

Kominfo dorong keterampilan digital perempuan Indonesia

Logo Kominfo. ANTARA/Kominfo.go.id

Jakarta (ANTARA) - Pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Informatika mendorong kemampuan digital bagi perempuan Indonesia demi mengurangi kesenjagan digital dan disparitas gender di sektor teknologi informasi dan komunikasi.

"Kita perlu melihat lebih banyak keterlibatan perempuan," kata Sekretaris Jenderal Kominfo, Mira Tayyiba, dalam diskusi virtual Network of Women for World Telecommunication Development Conference (WTDC-21) bersama International Telecommunications Union (ITU), dikutip dari siaran pers, Rabu.

Data dari Kominfo menunjukkan kesenjangan kemampuan digital antara laki-laki dan perempuan di Indonesia dilihat dari kepemilikan ponsel sebesar 1 persen, sementara dari kapabilitas penggunaan internet sebesar 5 persen.

Baca juga: Kominfo dorong pelayanan masyarakat lebih cepat sejalan UU Cipta Kerja

"Menurut saya, masalah kesenjangan gender dalam penggunaan TIK selama pandemi menjadi lebih kontekstual," kata Mira.

Masa pandemi ini, menurut Mira, dalam konteks kemampuan digital perempuan Indonesia, menggembirakan karena pertumbuhan bisnis online, yang bergabung ke platform dagang dalam jaringan, yang dijalankan perempuan.

Meski pun begitu, kesenjangan digital ini perlu diatasi yaitu dengan membekali perempuan Indonesia dengan keterampilan digital.

Usaha Kementerian Kominfo untuk menekan kesenjangan digital pada perempuan diwujudukan melalui program Digital Talent Scholarship, antara lain melalui pelatihan Fresh Graduate Academy, Vocational School Graduate Academy dan Profesional Academy.

Beasiswa pelatihan digital tersebut turut menargetkan ibu rumah tangga serta pelaku usaha mikro, kecil dan menengah agar mereka bisa memanfaatkan platforn jualan online untuk memasarkan produk mereka.

"Saat ini terdapat sekitar 80 hingga 90% alumni pada program DTS yang menggunakan keterampilan baru dalam pekerjaannya," kata Mira.

Sementara itu, dalam konteks perumusan kebijakan sektor komunikasi dan informatika, Mira melihat peran perempuan cukup signifikan. Kementerian Kominfo saat ini memiliki delapan pemimpin perempuan setingkat direktur, total terdapat 19 persen perempuan dari total SGDG di level direktur di Kominfo.

Baca juga: Kominfo segera buka seleksi penyelenggaraan multipleksing

Baca juga: Kominfo siapkan infrastruktur multipleksing untuk ASO

Baca juga: Kominfo tambah 3 BTS dan 78 titik akses internet di NTB

Pewarta: Natisha Andarningtyas
Editor: Maria Rosari Dwi Putri
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Agar masyarakat tidak kaget saat UU PDP disahkan

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar