Kalsel berkomitmen kirim semua cabang olahraga ke PON Papua

Kalsel berkomitmen kirim semua cabang olahraga ke PON Papua

Kepala Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Dispora Provinsi Kalsel M Fitri Hernadi. ANTARA/Sukarli.

Banjarmasin (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) setempat berkomitmen mengirim semua cabang olahraga ke Pekan Olahraga Nasional (PON) tahun 2021 di Provinsi Papua.

Menurut Kepala Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Dispora Provinsi Kalsel M Fitri Hernadi di Banjarmasin, Rabu, komitmen ini sudah terbangun dengan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) provinsi juga DPRD provinsi.

"Jadi komitmennya, semua cabang olahraga diberangkatkan," tegasnya.

Menurut dia, DPRD Kalsel pun saat pihaknya rapat dengan komisi IV meminta semua cabang olahraga jangan sampai ada yang tertinggal diberangkatkan.

"Karena kata pihak legislatif, PON adalah marwahnya olahraga bagi atlet daerah, sayang sampai terlewatkan," katanya.

Baca juga: Atlet PON Papua jalani pemeriksaan fisik dan psikotest

Fitri mengatakan Dispora Kalsel serta KONI Kalsel sangat mengapresiasi dukungan dari pihak legislatif, khususnya menyangkut dukungan anggaran untuk PON Papua ini.

Sebab, kata dia, anggaran untuk memberangkatkan ratusan atlet ke PON Papua tersebut diperkirakan membutuhkan anggaran sekitar Rp35 miliar.

"Saat ini dana hibah yang diterima KONI sudah Rp7 miliar, di Dispora Kalsel sekitar Rp6 miliar, sisanya di APBD perubahan nanti diajukan lagi," papar Fitri.

Menurut dia, pelaksanaan PON Papua tersebut tentunya biaya paling tinggi untuk akomodasi keberangkatan.

"Di sana nanti atlet tidak tidur di hotel, tapi ada disediakan mes, daerah kita pun rencananya akan menyediakan rumah singgah bagi para atlet," papar Fitri.

Baca juga: Jambi akan berangkatkan 96 atlet ke PON Papua

Menurut dia, atlet datang ke Papua tidak berombongan, namun diberangkatkan sesuai jadwal akan bertanding cabang olahraganya.

"H-2 baru sebelum bertanding baru mereka datang, kalau yang atlet unggulan itu bisa H-4, memang waktu cukup sempit untuk mereka persiapan tanding, tapi harus demikian karena tempat penginapan atlet terbatas," terangnya.

Dia pun menyatakan, semua terus berharap akan pelaksanaan PON di Papua akan lancar, termasuk pandemi COVID-19 juga berlalu. Hingga pelaksanaan PON meriah seperti biasanya.

Dia pun juga berharap, para atlet Kalsel yang sudah dinyatakan lolos pada PON ini agar berlatih dengan serius hingga bisa mewujudkan prestasi di sana.

Baca juga: KONI Pusat: izin kompetisi olahraga jadi awal bagus untuk PON Papua
Baca juga: Pemprov Sulsel bentuk tim Satgas PON wujudkan target 10 besar

Pewarta: Sukarli
Editor: Irwan Suhirwandi
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Kisah Roxana, pegulat putri Kalsel asal Rumania peraih perunggu

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar