Balap Sepeda

Pemilihan ketua umum PB ISSI kemungkinan aklamasi

Pemilihan ketua umum PB ISSI kemungkinan aklamasi

(Ki-ka) Organizing Committe Munas PB ISSI Andrianto Soedjarwo, Steering Committee Jadi Rajagukguk, dan Sekretaris Jenderal PB ISSI Parama Nugroho memberikan keterangan pers tentang pelaksanaan Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) Pemilihan Ketua Umum PB ISSI 2021-2025 di Jakarta, Kamis (11/2/2021). (ANTARA/Shofi Ayudiana)

insya Allah berjalan lancar karena sudah ada 30 Pengprov yang mendukung
Jakarta (ANTARA) - Ketua Steering Committee Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) Pengurus Besar Ikatan Sepeda Sport Indonesia (PB ISSI) Jadi Rajagukguk membuka kemungkinan pemilihan ketua umum periode 2021-2025 dilakukan aklamasi.

Skenario tersebut bisa saja terjadi setelah PB ISSI mengumumkan hanya ada satu bakal calon yang mengikuti pemilihan ketua umum periode 2021-2025.

“Sejak pendaftaran dibuka pada 12 Februari sampai ditutup 5 Maret lalu, pada 5 Maret 2021 pukul 15.54 WIB di Sekretariat PB ISSI sudah ada mendaftar satu orang dan saat ini sedang diproses verifikasi oleh tim penjaringan,” kata Jadi dalam jumpa pers di Jakarta, Jumat.

Mengenai tidak ada calon lain yang mendaftar, Jadi hanya menjawab PB ISSI sebetulnya sudah membuka pendaftaran seluas-luasnya, baik kepada Pengurus Provinsi (Pengprov) maupun Pengurus Kabupaten/Kota, selain telah menawarkan kepada pengurus daerah untuk mengajukan nama-nama yang akan dicalonkan.

Namun hingga pendaftaran ditutup 5 Maret, hanya ada satu bakal calon yang mengikuti pemilihan ketua umum periode 2021-2025. PB ISSI menyebut calon tersebut telah mendapat dukungan dari 30 Pengprov yang dua di antaranya memberikan dukungan penuh.

Meski hanya ada satu calon, seluruh rangkaian dalam pemilihan ketua umum PB ISSI sebagaimana tertuang dalam Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) tetap harus dilakukan.

Baca juga: 30 Pengprov dukung satu-satunya bakal calon ketua umum PB ISSI

Dia juga tak menutup kemungkinan jika nanti ada usulan lain dari peserta Munaslub apabila ada kondisi luar biasa misalnya bakal calon tiba-tiba memutuskan mundur pada hari H.

“Munaslub merupakan keputusan tertinggi. Tak menutup kemungkinan jika ada usulan dari peserta Munaslub. Tapi mudah-mudahan insya Allah berjalan lancar karena sudah ada 30 Pengprov yang mendukung,” ujarnya.

Pemilihan ketua umum dengan sistem aklamasi sebetulnya bukan hal baru terjadi dalam tubuh organisasi olahraga, termasuk PB ISSI.

Pada Munas 2019 misalnya, Ketua Umum PB ISSI Raja Sapta Oktohari juga menang secara aklamasi karena tak ada pesaing.

Situasi berbeda terjadi pada Munas ISSI 2015 yang saat itu tiga orang meramaikan bursa calon ketua umum, yakni Doddy Iswandi, Raja Sapta Oktohari dan Engkos Sindrah.

PB ISSI akan menggelar Munaslub dengan agenda tunggal pemilihan ketua umum periode 2021-2025 di Hotel Fairmont, Jakarta, pada 2-3 April

Munaslub ini dilakukan untuk mencari pengganti Ketua Umum periode 2019-2023 Raja Sapta Oktohari yang kini menjabat Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia (KOI). Sesuai dengan AD/ART KOI, seorang ketua dilarang merangkap jabatan.

Baca juga: Pemilihan ketua umum PB ISSI cuma diikuti satu bakal calon
Baca juga: Pemilihan ketua umum PB ISSI cuma diikuti satu bakal calon


Pewarta: Shofi Ayudiana
Editor: Jafar M Sidik
COPYRIGHT © ANTARA 2021

KOI dan ANTARA dukung Indonesia tuan rumah Olimpiade 2032

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar