Revitalisasi ekonomi pedesaan bakal berpotensi atau mampu pula berkontribusi mengurangi ancaman dalam bentuk krisis air, pangan, dan energi di tingkat lokal maupun nasional
Jakarta (ANTARA) - Anggota Komisi VI DPR RI Marwan Jafar mendorong revitalisasi perekonomian pedesaan di Indonesia sebagai salah satu solusi konkret dan strategis untuk keluar dari terpuruknya perekonomian akibat pandemi COVID-19.

"Sebab, amat banyak benih-benih atau rintisan-rintisan bisnis sektor ekonomi produktif atau sektor riil yang dapat segera dikerjakan di lingkungan atau oleh tingkat individu, kelompok maupun komunitas pedesaan," kata Marwan lewat keterangan resmi yang diterima di Jakarta, Jumat.

Marwan menyampaikan subsektor produksi dan pengolahan produk peternakan, perkebunan, pertanian, dan perikanan di banyak daerah sudah terbukti mampu menggerakkan perekonomian pedesaan dan memperbaiki penghasilan warga desa serta komunitas lain.

Baca juga: Kawasan pedesaan perlu didorong jadi pusat ekonomi baru

Terkait upaya konkret dalam merevitalisasi ekonomi pedesaan, Marwan menggagas, mendorong dan mendesak terwujudnya sinergi entitas tiga kelembagaan yaitu BUMN, BUMD, dan BUMDes.

"Dalam konteks ini, revitalisasi ekonomi pedesaan bakal berpotensi atau mampu pula berkontribusi mengurangi ancaman dalam bentuk krisis air, pangan, dan energi di tingkat lokal maupun nasional," ujarnya.

Menurut Marwan, saat ini dan pascapandemi merupakan tahapan paling tepat atau momentum emas untuk merevitalisasi ekonomi pedesaan Indonesia, di antaranya pembangunan sejumlah infrastruktur, yakni sarana dan prasarana kelistrikan yang andal di pedesaan, stabilnya jaringan internet pedesaan, serta memasifkan sejumlah pelatihan dan pendampingan di beberapa pengolahan.

Kemudian, pengemasan dan pemasaran produk berbagai sektor ekonomi produktif pedesaan dan memfasilitasi kemudahan akses permodalan maupun perbankan.

"Saya sangat meyakini bahwa merevitalisasi ekonomi pedesaan Indonesia yang mayoritas pelakunya adalah kalangan aktor ekonomi ultramikro, UKM, kelompok, dan koperasi produktif, sekali lagi bakal secara bertahap dan pasti mampu menggerakkan pula beberapa sektor perdagangan, industri, menyehatkan persaingan bisnis serta mampu menarik perhatian para investor lokal, kawasan maupun global buat berpartisipasi nyata," ujar Marwan.

Baca juga: Kementerian ESDM jalin kerja sama tingkatkan energi bersih di pedesaan
Baca juga: Tekan impor, BUMN pangan didorong terintegrasi


Pewarta: Sella Panduarsa Gareta
Editor: Kelik Dewanto
Copyright © ANTARA 2021