E-Sport

MPL Season 7 pekan 3: Alter Ego amankan posisi, EVOS Legends bangkit

MPL Season 7 pekan 3: Alter Ego amankan posisi, EVOS Legends bangkit

Alter Ego berhasil menglahkan Aura Fire di pekan kedua MPL (Mobile Legends Professional League) Indonesia Season 7 hari pertama, Jumat (12/3/2021). ANTARA/youtube.com/MPL Indonesia.

Jakarta (ANTARA) - Alter Ego berhasil mengalahkan Aura Fire di pekan kedua MPL (Mobile Legends Professional League) Indonesia Season 7 hari pertama, Jumat, sekaligus mempertahankan 100 persen win-rate.

Sang pemuncak klasemen itu menyajikan permainan yang apik, meski dengan line up yang belum pernah dipakai sama sekali di musim ketujuh ini -- Ahmad, Caesius, Celiboy, Leomurphy, Yam.

Pergantian dua pemain, Caesius dan Yam, dalam line up tersebut, dilakukan untuk membuktikan kekuatan Alter Ego terlepas dari siapa pun pemainnya

"Siapa pun yang main, ya sudah menurut kita sama saja, hasilnya sama saja, enggak ada perubahan, chemistry-nya sama saja," ujar Caesius dalam siaran langsung di channel MPL Indonesia.

Alter Ego berhasil mengamankan poin cukup cepat di game pertama. Meski begitu, kemenangan Alter Ego bukan tanpa perlawanan. Aura Fire bermain agresif di menit-menit awal, berbeda dari pola permainan yang dilakukan sebelumnya.

Baca juga: Alter Ego libas Genflix Aerowolf 2-0 di pekan kedua MPL Season 7

Pada menit pertama detik 56, Aura Fire bahkan telah mengamankan dua poin kill. Namun, pada menit ketiga Aura Fire kehilangan turtle, satu momen yang menjadi keuntungan bagi Alter Ego.

Alter Ego berhasil membendung semangat membara Aura Fire, dan memegang tempo permaianan pada menit keenam. Hal ini berlanjut hingga akhir, yang membuat Kabuki, Vaanstrong, Vanss, Variety, God1va harus kehilangan poin di game pertama.

Game kedua berlangsung alot dengan Aura Fire menahan sang pemuncak klasemen 26 menit 6 detik. Aura Fire berhasil memberikan tekanan kepada Alter Ego dengan kombinasi Vans, Variety dan Vaanstrong yang tidak dapat dipisahkan.

Namun, Celiboy, yang menjadi MVP of the game, berhasil mengantarkan kemenangan 2-0 untuk Alter Ego. Laga selanjutnya pada pekan ini, Alter Ego dijadwalkan bertanding melawan Brigeton Alpha, yang saat ini berada di posisi ketiga klasemen, Sabtu.

Baca juga: Calon bintang Esports Star Indonesia siap lawan pemain pro
 
EVOS Legends bertemu dengan Onic Esports, dengan kemenangan 2-0, di pekan kedua MPL (Mobile Legends Professional League) Indonesia Season 7 hari pertama, Jumat (12/3/2021). (ANTARA/youtube.com/MPL Indonesia)


Pekan ketiga hari pertama MPL Indonesia juga mempertemukan EVOS Legends dengan Onic Esports. Secara mengejutkan EVOS Legends, mengalami kekalahan pekan lalu saat melawan Geek Fam, berhasil mengalahkan Onic Esports, yang saat ini berada di posisi kedua klasemen.

Baca juga: Onic Esports bantai RRQ Hoshi, sementara Geek Fam tekuk EVOS Legends
Baca juga: EVOS Esports sabet tiga penghargaan di penghujung tahun


Kehadiran Ferxiic nampaknya menjadi angin segar bagi EVOS Legends. Pergerakan Ferxiic yang tidak dapat diprediksi tampaknya membuat Sanz dan kawan-kawannya di Onic Esports kebingungan.

Pada menit kedua game pertama, Ferxiic telah melakukan set up ke turtle. Ferxicc bahkan menjadi MVP di debutnya, setelah "naik kelas" dari MDL ke MPL.

Tak hanya Ferxiic, roster EVOS Legends lainnya bermain apik. Rekt, sebagai front laner, berhasil dengan pengamanannya. Demikian juga Antimage, yang menjadi MVP pada game kedua, serta Clover dan Luminaire yang bermain kolaboratif.

EVOS Legends berhasil menumbangkan Butsss, CW, Drian, Kiboy, Sanz dengan skor akhir 2-0. EVOS Legends dijadwalkan berhadapan dengan RRQ Hoshi pada laga selanjutnya di hari kedua pekan ketiga MPL Season 7.

Baca juga: RRQ Hades dan EVOS Esports raih posisi 5 besar di FFCS Asia
Baca juga: Kalahkan Aura Fire, Onic Esports naik peringkat klasemen MPL Season 7
Baca juga: MPL Indonesia edukasi masyarakat berkompetisi secara sportif

Pewarta: Arindra Meodia
Editor: Junaydi Suswanto
COPYRIGHT © ANTARA 2021

PB Esports resmi dibentuk

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar