Kevin Feige sebut MCU Phase 4 berfokus pada "arc" karakter lawas

Kevin Feige sebut MCU Phase 4 berfokus pada "arc" karakter lawas

"The Falcon and The Winter Soldier" (2021). (ANTARA/Disney+)

Jakarta (ANTARA) - Presiden dan produser eksekutif Marvel Studios Kevin Feige mengatakan bahwa semesta sinematik Marvel (Marvel Cinematic Universe/MCU) fase empat juga akan berfokus pada kisah, latar belakang, bahkan trauma karakter-karakter yang sudah dikenalkan di 23 film sebelumnya.

"Apakah juga mengangkat sisi traumatis dari para karakter di fase empat? Tentu saja, mengingat kita memiliki banyak waktu dengan serial-serial di Disney+," kata Feige dalam konferensi pers global "The Falcon and The Winter Soldier" yang digelar daring, Senin.

Feige menambahkan, jika menengok ke belakang, pada 'Iron Man 3, juga membahas post-traumatic stress disorder (PTSD) dari sang lakon, Tony Stark. Feige pun berpendapat bahwa karakter pahlawan super Marvel tidak sepenuhnya "super", namun juga tak jauh beda dengan manusia biasa yang memiliki luka dan kisahnya sendiri.

Baca juga: Produksi "Falcon and Winter Soldier" ditunda tanpa batas waktu

Baca juga: "The Falcon and the Winter Soldier" akan jadi serial rasa film


"Yang menarik dari karakter Marvel adalah bagaimana mereka memiliki ketidaksempurnaan, dan ini memiliki bobot yang besar dari sisi emosi dan experience karakter itu," kata Feige.

"Banyak trauma yang dimiliki oleh karakter-karakter ini, di balik semua aksi dan elemen fiksi ilmiah yang ditampilkan. Ini menggugah pertanyaan, 'Bagaimana jika kita menjadi mereka?', dan ini menyenangkan untuk diselami lebih jauh," imbuhnya.

Sependapat dengan Feige, aktor pemeran The Winter Soldier / Bucky Barnes, Sebastian Stan mengatakan bahwa serial terbarunya juga membahas trauma dari sahabat Steve Rogers / Captain America tersebut.

"Serial ini menjadi wadah untuk menceritakan subjek PTSD yang dialami Bucky yang notabene seorang tentara. PTSD bukan hal yang cepat diatasi, namun terus dibawa seiring kita hidup," kata Stan.

Lebih lanjut, Feige menambahkan, layanan streaming menjadi wadah bercerita baru yang dianggap efektif untuk memperluas semesta Marvel dan mendekatkan diri kepada para penggemarnya, tak terkecuali "The Falcon and The Winter Soldier".

"Kedua karakter ini esensial di MCU. Dan Disney+ memberikan wadah baru untuk mereka. Serial ini juga dibuat untuk membangun ekspektasi penonton dari episode ke episode, dan menghadirkan kisah yang lebih mengikat untuk audiens," kata Feige.

"Kami sudah berkomitmen selama bertahun-tahun, dan ini peluang yang bagus dengan Disney+. Dengan kesuksesan ('WandaVision') kemarin, kami percaya diri untuk melanjutkan ini," pungkasnya.

Sementara itu, "The Falcon and The Winter Soldier" selain dibintangi Anthony Mackie dan Sebastian Stan, juga dibintangi oleh Daniel Brühl sebagai Zemo, Emily VanCamp sebagai Sharon Carter, dan Wyatt Russell sebagai John Walker.

Disutradarai oleh Kari Skogland bersama Malcolm Spellman sebagai penulis naskah, serial ini akan hadir mulai 19 Maret 2021 di layanan streaming Disney+ Hotstar.

Baca juga: "The Falcon and the Winter Soldier" jelajahi cerita setelah "Endgame"

Baca juga: Disney umumkan tanggal tayang "Loki" hingga "High School Musical"

Baca juga: "The Falcon and The Winter Soldier" bakal tayang 19 Maret 2021

Pewarta: Arnidhya Nur Zhafira
Editor: Alviansyah Pasaribu
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Disney World dibuka kembali di tengah lonjakan virus di Florida

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar