Info Haji

Menag optimistis Arab Saudi buka penyelenggaraan haji 2021

Menag optimistis Arab Saudi buka penyelenggaraan haji 2021

Dokumentasi - Ibadah haji tahunan untuk upacara haji dimulai Rabu ini (29/7/2020) di kota Mekah, Saudi ditandai dengan pembatasan yang diberlakukan oleh pandemi virus corona baru, yang mengubah ritual besar-besaran tahun-tahun lain, dalam jutaan Umat ​​Muslim berpartisipasi di Makkah Al-Mukarramah dan Tempat Suci (Mekkah), Arab Saudi pada 29 Juli 2020. ANTARA/REUTERS/Saudi Ministry of Media via/La/pri.

Jakarta (ANTARA) - Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas optimistis Arab Saudi akan membuka penyelenggaraan ibadah haji 1442 H/2021 Masehi meski hingga saat ini otoritas kerajaan belum bisa memberikan kepastian imbas pandemi COVID-19 yang masih masif.

"Kami optimis kemungkinan penyelenggaraan haji tahun ini masih sangat terbuka. Hal ini ditandai dengan telah dilakukan vaksinasi di Arab Saudi sebagaimana juga di Indonesia dalam rangka menanggulangi pandemi COVID-19," kata Menag dalam rapat kerja dengan Komisi VIII DPR RI yang dipantau secara virtual, Senin.

Faktor lain yang membuat Yaqut optimis bahwa pemerintah Kerajaan Arab Saudi berencana akan membuka penerbangan internasional pada 17 Mei 2021. Berbeda dengan tahun lalu di mana otoritas Arab Saudi menutup segala penerbangan luar negeri termasuk saat musim haji.

Kendati masih dilanda kegamangan, Pemerintah Indonesia telah menyusun beberapa skenario penyelenggaraan ibadah haji apabila di tengah jalan pemerintah Arab Saudi membuka akses ke Tanah Suci bagi jamaah asal Indonesia.

Baca juga: Arab Saudi tambah 10.000 kuota haji Malaysia

Baca juga: Calon haji Aceh diminta tak terpengaruh hoaks penundaan berangkat


Adapun skenario yang dipersiapkan Kemenag yakni skema mengenai protokol kesehatan dalam perspektif internasional, artinya mengacu pada protokol yang berlaku secara global di banyak negara.

Kemudian skenario yang disiapkan seperti pergerakan jamaah di Tanah Suci, durasi masa tinggal, hingga aspek ibadah haji di masa pandemi.

"Seberapa pun tipis kemungkinannya, kami tetap menyiapkan penyelenggaraan ibadah haji. Kami terus merespon dengan langkah terukur, kita sudah siap apabila pemerintah Arab Saudi membuka untuk kita," katanya.

Di satu sisi, Kemenag juga terus berkomunikasi dengan sejumlah pihak seperti Duta Besar Kerajaan Arab Saudi untuk Indonesia, Menteri Urusan Haji dan Umrah, dan lembaga-lembaga terkait lainnya untuk memastikan soal ibadah haji tahun ini..

"Kami di Kementerian Agama terus melakukan upaya-upaya yang progresif untuk mempersiapkan penyelenggaraan ibadah haji 1442H/2021M," kata dia.*

Baca juga: Arab Saudi tunda umrah setelah Idul Fitri tahun ini

Baca juga: Menag sebut pihaknya terus lakukan persiapan penyelenggaraan haji

Pewarta: Asep Firmansyah
Editor: Erafzon Saptiyulda AS
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Kilas NusAntara Malam

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar