BEI harap galeri investasi UNAIM Wamena bantu mahasiswa berinvestasi

BEI harap galeri investasi UNAIM Wamena bantu mahasiswa berinvestasi

Tangkapan layar peresmian galeri investasi Universitas Amal Ilmiah (UNAIM) YAPIS Wamena. ANTARA/HO-BEI Papua

Semoga keberadaan kami dapat bermanfaat untuk kampus maupun masyarakat luas
Jayapura (ANTARA) - Bursa Efek Indonesia (BEI) mengharapkan galeri investasi Universitas Amal Ilmiah (UNAIM) YAPIS Wamena dan Univeritas Pendidikan Muhammadiyah (UNIMUDA) Sorong dapat membantu mahasiswa serta masyarakat di wilayahnya untuk belajar berinvestasi.

Kepala Kantor BEI Perwakilan Papua Kresna Aditya Payokwa dalam siaran persnya di Jayapura, Rabu, mengatakan pihaknya siap membantu mahasiswa maupun masyarakat di sekitar kampus untuk mulai berinvestasi di pasar modal.

"Kami siap membantu dan melayani mahasiswa dan masyarakat umum untuk menjadi investor pasar modal melalui Phintraco Sekuritas," katanya.

Menurut Kresna, apalagi saat ini berinvestasi saham sudah sangat mudah dan murah, cukup dengan Rp100 ribu saja sudah dapat membuka rekening saham di Phintraco Sekuritas.

"Semoga keberadaan kami dapat bermanfaat untuk kampus maupun masyarakat luas," ujarnya.

Dia menambahkan UNIMUDA Sorong telah resmi menjadi Galeri Investasi ke-496 dan UNAIM YAPIS Wamena menjadi Galeri Investasi yang ke-503 di seluruh Indonesia dengan Anggota Bursa Mitra PT Phintraco Sekuritas, di mana kini telah ada 507 Galeri Investasi BEI yang tersebar di seluruh Indonesia.

Sebelumnya, Bursa Efek Indonesia bekerja sama dengan Univeritas Pendidikan Muhammadiyah (UNIMUDA) Sorong, Universitas Amal Ilmiah (UNAIM) YAPIS Wamena dan PT Phintraco Sekuritas meresmikan Galeri Investasi BEI yang dilakukan secara virtual melalui aplikasi Zoom Meeting.

Acara peresmian virtual ini dihadiri Direktur Pengembangan PT Bursa Efek Indonesia Hasan Fawzi, Kepala Bagian Pengawasan Lembaga Jasa Keuangan Steven Parinussa, Kepala Divisi Pengembangan Pasar PT Bursa Efek Indonesia Dedy Priadi, Direktur Utama PT Phintraco Sekuritas Jeffrey Hendrik, Rektor Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong Rustamadji dan Rektor Universitas Amal Ilmiah Yapis Wamena Rudihartono Ismail.

Baca juga: BEI buka galeri investasi syariah di kampus IAIN Papua

Baca juga: BEI kunjungi Freeport Indonesia sosialisasi pasar modal

 

Pewarta: Hendrina Dian Kandipi
Editor: Ahmad Buchori
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Kawasan Ekonomi Khusus jadi salah satu strategi percepatan pemulihan ekonomi

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar