Asita Kalbar: Vaksinasi tumbuhkan kepercayaan masyarakat berwisata

Asita Kalbar: Vaksinasi tumbuhkan kepercayaan masyarakat berwisata

Ketua Asita Kalbar, Nugroho Henray Ekasaputra saat mengikuti vaksinasi COVID-19 yang digelar Disporapar Kalbar di Hotel Mercure Pontianak, Rabu. (ANTARA/Dedi)

Vaksinasi menumbuhkan kekebalan komunitas pelaku usaha pariwisata, sehingga pelan - pelan diharapkan bisa menggerakkan industri pariwisata yang paling sensitif dan berdampak ini.
Pontianak (ANTARA) - Association of the Indonesia Tours and Travel Agencies (Asita) Kalimantan Barat mendukung penuh program vaksinasi COVID-19 karena akan menumbuhkan kepercayaan masyarakat untuk berwisata.

"Kami sangat mengapresiasi dan mendukung penuh upaya vaksinasi yang dilakukan pemerintah provinsi yang saat ini ikut memprioritaskan pelaku usaha wisata di Kalbar. Asita berpartisipasi dan mendukung," ujar Ketua Asita Kalbar, Nugroho Henray Ekasaputra saat mengikuti vaksinasi COVID-19 yang digelar Disporapar Kalbar di Hotel Mercure Pontianak, Rabu.

Ia menambahkan bahwa industri pariwisata mengharuskan masyarakat bergerak. Sebaliknya wabah COVID-19 mengakibatkan masyarakat terbatas dalam bergerak. Dengan vaksinasi terutama untuk pelaku industri pariwisata bisa menjadi solusi kondisi saat ini.

"Vaksinasi menumbuhkan kekebalan komunitas pelaku usaha pariwisata, sehingga pelan - pelan diharapkan bisa menggerakkan industri pariwisata yang paling sensitif dan berdampak ini," kata dia.

Baca juga: Pemkot Denpasar genjot vaksinasi percepat pemulihan pariwisata

Ia berharap tahap selanjutnya pelaku industri pariwisata bisa divaksin semua, sehingga pariwisata semakin baik dan masyarakat berwisata lebih masif.

"Saat ini vaksinasi masih terbatas bagi anggota. Kami hanya perwakilan saja yang bisa tidak menyeluruh. Padahal yang daftar ramai. Artinya semua teman pelaku usaha terutama dari Asita Kalbar menyambut baik dan antusias,” katanya.

Terkait potret perkembangan pariwisata saat ini, ia menjelaskan bahwa selama gerak masyarakat masih terbatas maka sektor pariwisata terganggu.

“Kami pelaku pariwisata saat ini hanya bertahan dan jangan sampai tutup saja. Sebagian masih melakukan usaha lain karena namanya pengusaha terus menyesuaikan diri untuk menangkap peluang yang ada termasuk di tengah pandemi ini. Pada intinya kami tidak boleh diam dan harus bergerak,” katanya.

Baca juga: Presiden prediksi pariwisata Bali bangkit pertengahan 2021

Dalam hal peran pemerintah untuk memajukan pariwisata terutama di Kalbar menurutnya sudah mengambil langkah yang baik. Ia mencontohkan melakukan reaktivasi pariwisata Kalbar dan mengeluarkan paket wisata murah.

“Disporapar Kalbar telah mengeluarkan program berwisata ke Kalbar Jak. Melalui itu memberikan paket murah kepada masyarakat bekerja sama dengan para pihak termasuk Asita Kalbar. Kami mendukung dan semua harus bergerak. Pariwisata satu di antara sektor penting untuk menggerakkan ekonomi daerah ini,” kata dia.

Pewarta: Dedi
Editor: Nusarina Yuliastuti
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Kemenkes: Belum ada rencana vaksinasi tiga dosis

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar