Resensi film

"Detective Conan: Scarlet Alibi", babak pertama misteri Keluarga Akai

Oleh Arnidhya Nur Zhafira

"Detective Conan: The Scarlet Alibi" (2021). (conan-movie.jp)


Karena ia merupakan si bungsu dari Akai bersaudara, kepribadiannya cenderung tomboy karena dibesarkan oleh dua orang kakak laki-laki. Ia memiliki kepribadian yang ceria namun juga kuat.

Masumi pun menguasai bela diri seperti Ran, dan memiliki kemampuan deduksi yang cukup baik bila dibandingkan dengan Shinichi / Conan.

Anggota keluarga Akai terakhir yang dikenalkan di film kompilasi ini adalah Mary Sera, ibu dari tiga bersaudara tersebut.

Sejak Sera Megumi muncul dalam serial "Detective Conan", misteri dari keluarga Akai pun menjadi semakin pelik dan menarik untuk diulik.

Ketiga saudara kandung dari keluarga Akai pun masing-masing memiliki rahasia gelap yang tersembunyi. Dalam film kompilasi ini, masih terdapat beberapa pecahan puzzle yang seakan menanti untuk segera disusun.

Misteri tentang keluarga tersebut juga kemungkinan besar akan terkuak dalam film "Detective Conan" selanjutnya.

Baca juga: "Detective Conan: The Scarlet Bullet" akan rilis secara global
"Detective Conan: The Scarlet Alibi" (2021). (conan-movie.jp)


Akhir dari film kompilasi ini berisi video "pesan rahasia dari Shuichi Akai" yang akan mengarah ke film "The Scarlet Bullet", serta trailer baru untuk film itu sendiri.

Karena ini merupakan sebuah film kompilasi, menonton "Detective Conan: The Scarlet Alibi" terasa seperti membaca bab-bab dalam manga dengan transisi dan latar serta arc pengenalan tokoh yang terpotong dengan cepat.

Namun, ini bukan hal yang buruk, mengingat memang penonton harus mengenal keluarga Akai demi bisa mengikuti kelanjutannya di "The Scarlet Bullet".

Dari sisi animasi, "Detective Conan: The Scarlet Alibi" bisa dibilang memberikan penyegaran untuk visualnya, mengingat film ditayangkan ke dalam format layar lebar. Terdapat beberapa adegan yang menampilkan aksi kejar-kejaran yang seru dengan visual dan audio yang saling melengkapi dengan apik.

Film kompilasi ini juga menampilkan sederet karakter ikonis serial "Detective Conan" garapan Gosho Aoyama ini. Tak hanya Conan dan keluarga Akai saja, terdapat aksi Ran, Sonoko, Detektif Kogoro Mouri, hingga geng detektif cilik yang digawangi oleh Ai, Ayumi, Mitsuhiko, dan Genta.

Kehadiran mereka seakan menambah kedekatan dan memunculkan percikan nostalgia bagi penggemarnya. Selain itu juga semakin membuat film yang intens ini menjadi lebih ringan dengan guyonan dan tingkah jenaka mereka, dan cocok untuk ditonton bersama keluarga dan kerabat.

"Scarlet Alibi" dibuka di peringkat dua box office Jepang pada akhir pekan lalu. Film ini menghasilkan lebih dari 251 juta yen (sekitar 2,38 juta dolar AS) dalam empat hari pertama, dan menjual 92 ribu tiket.

Di Jepang, "Detective Conan: The Scarlet Alibi" diputar terbatas selama tiga minggu dari 11 Februari hingga 4 Maret. Sementara, di Indonesia telah diputar sejak Rabu, 17 Maret 2021 di jaringan bioskop CGV.

Baca juga: "Violet Evergarden: The Movie", kisah Violet sampaikan surat terakhir

Baca juga: Film animasi "Demon Slayer" mendarat di bioskop Amerika Serikat

Baca juga: CGV hadirkan serba-serbi "Stand by Me Doraemon 2"

 

Oleh Arnidhya Nur Zhafira
Editor: Ida Nurcahyani
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar