4.838.752 warga Indonesia telah mendapatkan vaksin COVID-19

4.838.752 warga Indonesia telah mendapatkan vaksin COVID-19

Pemuka agama antre mengikuti vaksinasi COVID-19 massal di Gedung Dharma Negara Alaya, Denpasar, Bali, Selasa (16/3/2021). Pemerintah Kota Denpasar menyediakan 1.100 dosis vaksin COVID-19 yang diantaranya untuk 500 pemuka agama dan rohaniawan. ANTARA FOTO/Nyoman Hendra Wibowo/rwa.

1.948.531 orang sudah menjalani penyuntikan dosis kedua, dengan penambahan 72.391 orang
Jakarta (ANTARA) - Satgas Penanganan COVID-19 mencatat jumlah penerima vaksin COVID-19 se-Indonesia pada 18 Maret, sebanyak 4.838.752 orang, dengan penambahan penerima vaksin COVID-19 dosis pertama sebanyak 133.504 orang.

Dari jumlah tersebut, terdapat 1.948.531 orang yang sudah menjalani penyuntikan dosis kedua, dengan penambahan 72.391 orang, sesuai data yang diterima dari Satgas Penanganan COVID-19 di Jakarta, Kamis sore.

Pemerintah menargetkan pemberian vaksin COVID-19 terhadap 40.349.051 penduduk Indonesia hingga Juni 2021.

Baca juga: 3.985.596 penduduk Indonesia telah divaksin COVID-19

Hal itu dilakukan untuk mendapatkan kekebalan kelompok dari penyakit yang disebabkan virus SARS-CoV-2 itu.

Sebelumnya, Data Kementerian Kesehatan pada Kamis hingga pukul 12.00 WIB, mencatat kenaikan harian kasus konfirmasi COVID-19 sebanyak 6.570 pasien, hingga total menjadi 1.443.853 kasus.

Angka tersebut lebih tinggi dibandingkan angka kesembuhan harian, yang juga naik sebanyak 6.285 kasus, hingga tercatat total 1.272.958 pasien.

Baca juga: 4.166.862 warga Indonesia sudah dapat suntikan vaksin COVID-19

Baca juga: 4.020.124 orang Indonesia sudah jalani vaksinasi COVID-19


Juru Bicara Kementerian Kesehatan Siti Nadia Tarmizi mengatakan vaksin CoronaVac sudah digunakan untuk 1,45 juta tenaga kesehatan dan 50 ribu petugas pelayan publik. "Saat ini vaksin ini sudah habis kita gunakan," katanya.

Selain itu, Kementerian Kesehatan optimistis sebanyak 1,1 juta vaksin AstraZeneca yang sudah diterima melalui skema multirateral Covax dan Lembaga Kesehatan Dunia WHO akan habis terpakai sebelum masa simpan berakhir pada Mei 2021.

Baca juga: Pakar: Vaksin COVID-19 di Indonesia masih efektif tangkal varian baru

Baca juga: Positif COVID-19 RI Kamis bertambah 6.570, sembuh 6.285 kasus


 

Pewarta: Devi Nindy Sari Ramadhan
Editor: Agus Salim
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar