Formula 1

Jeddah bakal punya sirkuit jalanan tercepat di kalender F1

Jeddah bakal punya sirkuit jalanan tercepat di kalender F1

Tangkapan layar simulasi balapan di Sirkuit Internasional Jeddah. ((YouTube/Formula 1))

Kami telah bekerja erat dengan tim di Tilke dan dengan promotor untuk memastikan kami memiliki trek yang memberikan balapan yang ketat bagi para fan dan menantang semua pebalap
Jakarta (ANTARA) - Sirkuit jalan raya di Jeddah, Arab Saudi, akan menjadi salah satu trek jalanan tercepat di kalender Formula 1 tahun ini seperti yang diungkap oleh penyelenggara pada Kamis.

Arab Saudi akan debut sebagai tuan rumah Grand Prix F1 pada 5 Desember nanti sebagai seri penultima kalender musim 2021.

Dengan panjang lintasan 6,175km ,27 tikungan, dan rute melaju berlawanan arah jarum jam, Sirkuit Internasional Jeddah akan menjadi sirkuit terpanjang kedua di kalender.

Meski tikungan pertama setelah start adalah chicane kiri-kanan yang ketat, simulasi menunjukkan pebalap bisa memacu mobil mereka dengan kecepatan rata-rata 250kpj.

Baca juga: Portugal resmi kembali ke kalender F1, tempati slot 2 Mei
Baca juga: Komentator F1 legendaris Murray Walker meninggal dunia


Berlokasi 12km di utara kota pelabuhan dan di pesisir Laut Merah, Sirkuit Jeddah memiliki potensi tiga area DRS untuk menyajikan tontonan balapan cepat yang digelar pada petang hari.

Sirkuit yang dikembangkan oleh Tilke GmbH & Co. KG dan tim Formula 1 Motorsport yang dipimpin oleh Ross Brawn itu, seperti layaknya sirkuit jalan raya pada umumnya, memanfaatkan jalanan kota Jeddah dengan karakter layout yang mengalir.





"Kami telah bekerja erat dengan tim di Tilke dan dengan promotor untuk memastikan kami memiliki trek yang memberikan balapan yang ketat bagi para fan dan menantang semua pebalap," kata managing director Formula 1 Ross Brawn seperti dikutip laman resmi F1, Kamis.

"Desain ini menyajikan hal terbaik dari suatu sirkuit jalanan, tapi juga memiliki area yang cepat dan mengalir bebas yang akan menciptakan kecepatan tinggi dan peluang menyalip."

Baca juga: Inovasi tim Alpine jadi pusat perhatian di tes Bahrain
Baca juga: Bos-bos tim F1 dukung wacana sprint race untuk musim 2021


Presiden Saudi Automobile & Motorsport Federation (SAMF) HRH Pangeran Khalin Bin Sultan Al Faisal menegaskan dukungan Arab Saudi menjelang debut di F1.

"Walaupun ini kali pertama bagi kami menggelar Grand Prix Formula 1, menyajikan ajang internasional yang penting seperti ini adalah konfirmasi lebih lanjut dari kemampuan Kerajaan untuk mengatur dan menyelenggarakan ajang-ajang ini dengan standar tertinggi bagi para fan kami dan populasi muda yang sedang tumbuh."

Formula 1 2021 akan dimulai dengan seri pembuka di Bahrain pada 28 Maret yang akan datang.

Para tim dan pebalap telah menyelesaikan sesi tes pramusim, yang tahun ini dibatasi hanya selama tiga hari karena pandemi COVID-19, di Sirkuit Internasional Bahrain pada 12-14 Maret.

Pebalap tim Red Bull Max Verstappen mencatatkan waktu tercepat di sesi tes tersebut, menebar ancaman ke Mercedes yang mengincar gelar juara dunia untuk kedelapan kalinya secara beruntun.

Baca juga: Alonso akan membalap dengan pelat titanium terpasang di rahang
Baca juga: Mick Schumacher bangga ikuti jejak sang ayah di F1

 

Pewarta: Aditya Eko Sigit Wicaksono
Editor: Fitri Supratiwi
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar