Menteri PPPA tegaskan peran penting perempuan dalam sektor maritim

Menteri PPPA tegaskan peran penting perempuan dalam sektor maritim

Tangkapan layar ketika Menteri PPPA Bintang Puspayoga memberikan sambutan dalam diskusi virtual tentang pelecehan dan kekerasan perempuan pelaut, dipantau dari Jakarta pada Sabtu (20/3/2021) (ANTARA/Prisca Triferna)

memenuhi hak dan perlindungan bagi perempuan-perempuan pelaut
Jakarta (ANTARA) - Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Bintang Puspayoga menegaskan bahwa perempuan memiliki peran penting dalam sektor maritim dan perikanan.

"Perempuan merupakan sumber daya manusia yang sangat berharga yang dapat membawa kemajuan bagi semua dalam segala situasi," kata Menteri PPPA Bintang ketika membuka diskusi virtual tentang pelecehan dan kekerasan perempuan pelaut, dipantau dari Jakarta pada Sabtu.

Terkait maritim, Menteri Bintang menyoroti sebagai negara kepulauan terbesar Indonesia memiliki potensi sangat besar yang dapat digali dari berbagai sektor termasuk dalam kelautan dan perikanan.

Potensi tersebut, tegas Bintang, tidak lepas dari peran perempuan yang sudah sejak lama memiliki peran penting pada berbagai profesi di bidang kelautan dan perikanan dengan banyak kaum perempuan bekerja sebagai nelayan, pemasar ikan, pelaut dan berbagai profesi sektor maritim lainnya.

Baca juga: INSA dorong perempuan masuk ke sektor maritim

Baca juga: Amerika Serikat-ASEAN soroti kemaritiman hingga pemberdayaan perempuan


Merujuk pada data Kementerian Perhubungan per Maret 2021, jumlah pelaut perempuan dalam berbagai jabatan dan tingkat ijazah adalah sebanyak 25.160 orang atau 2,1 persen dari total 1.204.123 pelaut di Indonesia.

"Dengan itu jadi tugas kita bersama untuk memenuhi hak dan perlindungan bagi perempuan-perempuan pelaut," tambahnya.

Bintang mengingatkan bahwa Indonesia telah memiliki undang-undang dan meratifikasi berbagai perjanjian internasional yang memastikan perlindungan terhadap perempuan dari tindak kekerasan dan perlakuan diskriminasi berbasiskan gender termasuk dalam sektor maritim dan perikanan.

Karena itu dia menyayangkan kenyataan bahwa perempuan masih masuk dalam kelompok rentan dan mendapatkan stigma, termasuk perempuan yang bekerja sebagai pelaut.

"Sejarah telah membuktikan bahwa perempuan tangguh Indonesia adalah pelaut yang cakap, cekatan, dan handal," tegas Bintang.

Baca juga: Kemenhub dukung perempuan Indonesia berkiprah di sektor maritim

Baca juga: Pemerintah dinilai dukung perempuan di sektor maritim

Pewarta: Prisca Triferna Violleta
Editor: Zita Meirina
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Satgas Maritim TNI Konga XXVIII-M bertolak ke Lebanon

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar