Pledis rilis pernyataan baru terkait isu "bullying" Mingyu SEVENTEEN

Pledis rilis pernyataan baru terkait isu "bullying" Mingyu SEVENTEEN

Mingyu SEVENTEEN. ANTARA/Instagram @min9yu_k

Jakarta (ANTARA) - Pledis Entertaintment kembali merilis pernyataan tambahan sebagai bentuk tindak lanjut atas investigasi mereka terkait rumor perundungan di masa sekolah yang melibatkan salah satu anggota grup idola mereka, yaitu Mingyu SEVENTEEN.

Setelah satu bulan agensi itu melakukan penyelidikan, Pledis memutuskan untuk menghentikan investigasi karena rupanya tak ada satu pun teman- teman Mingyu atau pun pengunggah cerita perundungan yang memiliki ingatan akan perundungan itu.

"Selama agensi melakukan diskusi dengan orang yang mengunggah klaim perundungan itu, diketahui bahwa ternyata yang bersangkutan memiliki trauma terkait kekerasan yang terjadi semasa ia sekolah. Tapi itu tidak ada hubungannya dengan artis (Mingyu) kami, jadi kami memutuskan untuk menghentikan penyelidikan tanpa mengambil tindak lanjut karena kebenaran sudah terungkap," kata Pledis Entertaintment seperti dilansir dari Soompi, Senin.

Baca juga: Mingyu SEVENTEEN rehat dari dunia hiburan usai dituduh jadi perundung

Baca juga: Mingyu SEVENTEEN dituduh jadi perisak, ini jawaban Pledis Ent.


Untuk penggambaran, isu perundungan di masa sekolah Mingyu tiba-tiba mencuat di forum daring pada 22 Februari 2021. Pengunggah mengaku telah dirundung oleh Mingyu selama duduk di bangku sekolah dasar dan menengah.

Tak lama, Pledis Entertaintment angkat suara dan menolak hal tersebut.

Namun lagi- lagi muncul unggahan baru yang seakan-akan mengatakan Mingyu menertawakan pengunggah saat mengalami perundungan.

Hal itu pun dibantah lagi oleh Pledis di pertengahan Maret 2021, disertai keputusan Mingyu rehat sementara dari industri hiburan negeri ginseng.

Investigasi pun berlanjut dan didapatkan fakta bahwa unggahan terkait perundungan yang dilakukan oleh Mingyu tidaklah benar.

"Artis kami dengan jelas mengaku bahwa ia tidak memiliki memori terkait insiden yang diunggah oleh orang yang merasa dirundung. Ia tidak pernah berani atau pun menyuruh murid lain melalukan perundungan dengan menonton, tertawa, atau bahkan memberikan komentar buruk," ujar Pledis dalam keterangannya.

Pledis juga menyelidiki orang- orang yang disebutkan pengunggah sebagai saksi mata saat insiden itu berlangsung.

Namun hasilnya tidak satu pun yang ingat akan terjadinya perundungan yang dilakukan oleh Mingyu.

"Setelah tak ada yang ingat insiden yang dijelaskan oleh pengunggah, pengunggah pun tak lama mengontak agensi dan mengatakan tidak akan melanjutkan kasus itu," ujar Pledis.

Pledis Entertaintment pun menyayangkan unggahan yang menjadi rumor dan berkaitan dengan Mingyu itu hanya dibuat berdasarkan ingatan dan berujung disudahi karena tak ada satu pun yang ingat kejadian itu.

Meski demikian, setelah investigasi digelar didapatjab titik terang bahwa Mingyu sama sekali tidak terlibat dalam kejadian itu. Pledis Entertaintment juga mengatakan akan memberikan informasi tambahan jika ada update terbaru.

Baca juga: Seungkwan SEVENTEEN rehat sejenak dari dunia hiburan akibat cedera

Baca juga: SEVENTEEN akan hadirkan album Jepang baru pada April

Baca juga: Agensi BTS, Big Hit Entertainment akan ubah nama jadi HYBE Corporation

Pewarta: Livia Kristianti
Editor: Alviansyah Pasaribu
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Ribuan orang antar Herman Seventeen ke pembaringan terakhir

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar