Menparekraf: Berkembangnya desa wisata, peluang besar bagi "homestay"

Menparekraf: Berkembangnya desa wisata, peluang besar bagi "homestay"

Tangkapan layar - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno dalam seminar bertajuk "Mendorong Potensi Wisata Melalui Pembiayaan Homestay" yang digelar secara hibrid dari Solo, Jawa Tengah, Selasa (23/3/2021). ANTARA/Tangkapan layar Youtube BeritaSatu/pri.

Dewasa ini homestay mengalami perubahan positif, mulai dari kualitas pelayanan, bangunan lokasi dan fasilitas, dengan konsep yang shifting (beralih) jadi quality dan sustainable tourism
Jakarta (ANTARA) - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno mendukung pengembangan homestay atau pondok wisata guna mendorong percepatan pemulihan ekonomi nasional, khususnya di sektor pariwisata.

Menparekraf Sandiaga Uno dalam seminar bertajuk "Mendorong Potensi Wisata Melalui Pembiayaan Homestay" yang digelar secara hibrid dari Solo, Jawa Tengah, Selasa, menjelaskan meski kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) sepanjang Januari-November 2020 turun 73,6 persen, kunjungan wisatawan nusantara (wisnus) hanya turun sekitar 30 persen.

"Ini berarti terbuka peluang buat homestay," kata Menparekraf Sandiaga Uno.

Menparekraf menjelaskan pengembangan homestay juga tidak lepas dari pengembangan desa wisata. Pasalnya, banyak homestay berada di lokasi desa wisata.

Baca juga: Menparekraf Sandiaga ingin 244 desa wisata jadi unicorn Indonesia

Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta itu juga mengatakan potensi desa wisata menjadi semakin besar menyusul daya tariknya yang menyajikan alam dan budaya.

Di tengah upaya pengembangan desa wisata inilah, lanjut Menparekraf, homestay akan jadi andalan ke depan. Menurut dia, pengembangan homestay akan dapat memberi dampak tidak hanya bagi sektor pariwisata itu sendiri tetapi juga turut menggerakkan ekonomi sekitar.

"Dewasa ini homestay mengalami perubahan positif, mulai dari kualitas pelayanan, bangunan lokasi dan fasilitas, dengan konsep yang shifting (beralih) jadi quality dan sustainable tourism," kata Menparekraf.

Menparekraf menambahkan dengan beralihnya konsep pariwisata yang terjadi, di mana wisatawan kini lebih fokus pada pengalaman yang didapat, maka pengembangan homestay punya peluang terus dilakukan.

Baca juga: Menparekraf ingatkan desa wisata disiplin terapkan protokol kesehatan

"Homestay ini berpeluang besar karena konsep pariwisata yang shifting ini, karena ternyata wisatawan lebih banyak miliki pengalaman khas tentang daerah. Homestay berpeluang besar terutama dengan pertimbangan investasi kecil dan relatif singkat," kata Menparekraf.

Ia menuturkan dalam percepatan pemulihan ekonomi nasional di sektor pariwisata, pemerintah juga menjalankan program berbasis komunitas, salah satunya program pembiayaan homestay.

"Pemerintah berkolaborasi dengan pihak swasta dalam skema Public Private People Partnership (PPPP), salah satunya dengan PT Sarana Multigriya Finansial (SMF) membuka akses pembiayaan khusus homestay dengan kriteria dan persyaratan yang cukup ringan," kata Menparekraf Sandiaga Uno.

Baca juga: SMF-Kemenpar dorong pemulihan ekonomi di sektor wisata


 

Pewarta: Ade irma Junida
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Sandiaga dorong tiga pilar utama pulihkan sektor parekraf

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar