Riza : Pengadaan kamera ETLE masuk APBD Perubahan 2021

Riza : Pengadaan kamera ETLE masuk APBD Perubahan 2021

Kendaraan melintas di bawah kamera Closed Circuit Television (CCTV) di Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta, Sabtu (23/1/2021). Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya menargetkan 100 kamera electronic traffic law enforcement (ETLE) terpasang di sejumlah ruas jalan di Jakarta pada 2021. ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/rwa.

Kami akan ajukan, nanti ada APBDP. Kami akan ajukan insyaAllah di tahun ini
Jakarta (ANTARA) - Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menyebutkan pengadaan kamera Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) sebanyak 60 unit pada tahun ini akan dimasukkan ke pagu Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBDP) 2021.

"Kami akan ajukan, nanti ada APBDP. Kami akan ajukan InsyaAllah di tahun ini," kata Riza di Jakarta, Selasa.

Riza menyampaikan Pemprov DKI Jakarta memberikan dukungan penuh dalam penerapan sistem tilang elektronik tersebut dan menyambut baik atas ETLE diberlakukan secara nasional dan mengharapkan pengendara semakin tertib dan pelanggaran kian menurun.

"Alhamdulillah, Polda Metro Jaya jadi pelopor. Kami akan dukung sepenuhnya. Kami mengimbau masyarakat tertib, karena pada akhirnya angka kecelakaan juga menurun," ujarnya.

Riza menyatakan, pada titik-titik yang telah dipasangi kamera ETLE di Jakarta, telah terjadi penurunan pelanggaran dan angka kecelakaan yang signifikan sehingga, kebijakan ini kelak dapat diterapkan secara baik pula di tingkat nasional.

Baca juga: Kapolri: Tilang elektronik cegah penyalahgunaan wewenang

Sementara itu, Kapolda Metro Jaya, Irjen. Pol. Muhammad Fadil Imran mengungkapkan, ETLE penting agar indeks ketertiban lalu lintas masyarakat membaik. Dalam rangkaian uji coba, terbukti sistem tilang elektronik efektif menurunkan pelanggaran dan angka kecelakaan.

"Di sini ada Wagub DKI Jakarta, Kajati, kami tidak bisa berdiri sendiri dalam penegakan ETLE. Pada 2021, kami berharap Jakarta menambah lagi di 60 titik. Tadi juga ada Wali Kota Tangerang, Wali Kota Bekasi dan Wali Kota Depok. Kami berharap semua berpartisipasi, sehingga penerapannya tidak hanya di Ibu Kota," ucapnya.

Dalam waktu dekat, sambung Fadil, segera dilaksanakan uji coba ETLE bagi pengendara yang kerap melakukan aksi beradu kecepatan (kebut-kebutan) di jalan.

Ia memastikan, mereka yang melanggar ketentuan kecepatan berkendara juga akan mendapat sanksi melalui surat penilangan yang disampaikan ke rumah.

Baca juga: Polda Metro: Tilang elektronik tekan angka pelanggaran 64,2 persen

"Ini saya memberitahukan, bukan ancaman. Ini program Wakapolri yang luar biasa. Jakarta ini etalase Indonesia. Cerminan kota berbudaya, beretika adalah tertib aturan," tuturnya.

Dalam peluncuran ETLE Nasional tersebut dilaksanakan secara tertutup mengingat pandemi COVID-19 yang masih berlangsung.

Turut hadir mendampingi Wagub Ariza, Kepala Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta, Syafrin Liputo beserta jajaran.

Pewarta: Ricky Prayoga
Editor: Edy Sujatmiko
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Tilang elektronik bangun budaya masyarakat tertib berlalu lintas

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar